Tampilkan postingan dengan label Akademik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akademik. Tampilkan semua postingan

15 Agustus 2014

Berencana Mengikuti Konferensi IC3INA 2014


بسم الله الرحمن الرحيم

Setelah tahun lalu saya publish sebuah paper tentang desain VLSI iteratif untuk square root algorithm, kali ini saya coba sajikan versi desain yang relatif lebih menarik, yaitu versi paralelnya. Secara sederhana, dengan versi paralel ini, desain akan bebas dari penggunaan register dan desain memiliki sub-bagian homogen. Sehingga, dia cocok untuk kebutuhan integrasi desain berkompleksitas rendah, cepat, dan yang memiliki kemungkinan perlu penambahan pipeline untuk speed boosting.


Konferensi yang ingin saya ikuti kali ini adalah The 2014 International Conference on Computer, Control, Informatics, and Its Application (IC3INA 2014). Acara ini diorganisasikan oleh LIPI dan akan diadakan di Hotel Aston Tropicana Bandung, Indonesia pada tanggal 21-23 Oktober 2014. Alasan mengapa ingin ikut di sini adalah :  (1) IEEE indexed dan (2) lokasi dekat, sehingga tidak banyak membuang waktu, hehehe. 

Alhamdulillah, setelah direview, dinilai baik "good" dan sekarang sedang saya siapkan Camera Ready Version-nya. Semoga bermanfaat. Aamiin.

17 Mei 2014

Berencana Mengikuti Seminar FORTEI 2014


بسم الله الرحمن الرحيم

Beberapa minggu lalu, kami mendapat tugas proyek akhir pada kuliah Nanoelektronika untuk mendesain, menyimulasikan, dan menganalisis perilaku parallel double quantum dots. Apa itu quantum dot? Bisa dibaca di link ini. Pada prinsipnya, elektron yang biasanya dimanfaatkan secara masif dalam bentuk arus yang besar, diganti dengan jumlah elektron yang sedikit. Dari sana lah, ide quantum dot muncul. Elektron dikurung sehingga dia bergerak dalam dimensi yang sangat kecil, sehingga pergerakkannya bisa memunculkan efek kuantum yang dominan. Di sana, quantum dot akan bisa dihasilkan. Untuk menghasilkan quantum dot secara praktikal, maka dibutuhkan konsep confinement yang sesaui. Salah satunya adalah dengan konsep Single Electron Transistor (SET). Nah, pada pada tugas proyek akhir ini, kami ditugaskan mendesain, menyimulasikan, dan menganalisis perilaku 2 buah quantum dot yang dibentuk dari 2 buah SET paralel.


Dosen kami meminta agar hasil dari riset tadi dipublikasikan di seminar nasional FORTEI 2014.



Maka, kami submit paper tadi ke sana dan tinggal menunggu, diterima ataukah tidak. Berikut adalah judul dan abstraknya.

Design, Simulation, and Analysis of Parallel Double Quantum Dots by using SIMON Software

Abstract–  In this research, we present  experimental studies  of 
Parallel Double Quantum Dots (DQD)  that use Single Electron 
Transistor concept (SET). These  experimental studies  are  using 
SIMON software. We  design the equivalent circuit of the parallel 
DQD and then simulate several  scenarios  for different parameters; 
such as different coupling capacitances, various gate voltage, and 
different thermal condition. Focus of our experiments are to study 
and analyize the effects of tunnel junction capacitance, effects of 
gate voltage,  design stability, effects of mutual capacitance CM, and 
effects of temperature  variations. Results of the research are 
reserved. 

Keywords– Parallel Double Quantum Dots, SET, SIMON. 

UPDATE : 24 Mei 2014
Alhamdulillah, setelah di review, paper ini diterima untuk dipresentasikan di Seminar FORTEI 2014. Tinggal menunggu hari dan jam berapa jadwal presentasinya. Semoga bermanfaat, aamiin ...


27 Mei 2013

Berencana Mengikuti ICISS 2013

بسم الله الرحمن الرحيم

Setelah sekian lama disibukkan dengan pekerjaan, alhamdulillah masih sempat oprek-oprek sedikit tentang matematika dan VLSI design. Namanya juga hobi, mungkin dengan oprek-oprek macam inilah yang menjaga otak tetep fresh, hehehe. Hasilnya, ingin diikutkan ke conference ICISS 2013 di Jakarta 13-14 Juni 2013 besok. Sudah lama juga sejak paper terakhir yang saya buat dipresentasikan di international conference. Jadi, sedikit ada rasa kangen untuk membuat karya, menulis paper, lalu mempresentasikan karya. Tidak lupa juga mengenal banyak orang dan mempelajari riset-riset mereka. I miss that moments.

International Conference On ICT For Smart Society 2013 (June 13th and 14th, 2013)

Alhamdulillah, paper yang saya submit diterima. Topik yang saya buat adalah tentang novel square root algorithm dan implementasi salah satu sorting algorithm. Yah, semoga bisa bermanfaat dan berkah, walau mungkin belum bisa bermanfaat secara langsung dan tidak saat ini, tetap berharap bisa bermanfaat di masa yang akan datang. Aamiin ... 

Jika ada yang berminat ikut, nampaknya harus menunggu tahun depan, karena paper submission-nya sudah tutup. Bagi yang juga berencana ikut dan sudah diterima paper-nya, bolehlah nanti kita ketemu di Jakarta nanti, Insya Allah ...

19 Desember 2012

Alhamdulillah, Karya Jurnal Internasional Pertama

بسم الله الرحمن الرحيم


Alhamdulillahirobbil'alamin...

Atas Karunia Allah SWT, untuk pertama kalinya saya telah memiliki pengalaman untuk menyelesaikan artikel ilmiah untuk diterbitkan di jurnal internasional. Jurnal internasioanal yang menerbitkan adalah ITB Journal. Judul dan abstrak artikel yang saya submit adalah:

A New RTL Design Approach for a DCT/IDCT-Based Image Compression Architecture using the mCBE Algorithm

Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Rella Mareta, Nurfitri Anbarsanti & Trio Adiono

IC Design Laboratory, Electrical Engineering, School of Electrical Engineering and Informatics, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Email: rachmadvidyawp{at}students.itb.ac.id, rachavidyawp{at}gmail.com

Abstract. In the literature, several approaches of designing a DCT/IDCT-based image compression system have been proposed. In this paper, we present a new RTL design approach with as main focus developing a DCT/IDCT-based image compression architecture using a self-created algorithm. This algorithm can efficiently minimize the amount of shifter-adders to substitute multipliers. We call this new algorithm the multiplication from Common Binary Expression (mCBE) Algorithm. Besides this algorithm, we propose alternative quantization numbers, which can be implemented simply as shifters in digital hardware. Mostly, these numbers can retain a good compressed-image quality compared to JPEG recommendations. These ideas lead to our design being small in circuit area, multiplierless, and low in complexity. The proposed 8-point 1D-DCT design has only six stages, while the 8-point 1D-IDCT design has only seven stages (one stage being defined as equal to the delay of one shifter or 2-input adder). By using the pipelining method, we can achieve a high-speed architecture with latency as a trade-off consideration. The design has been synthesized and can reach a speed of up to 1.41ns critical path delay (709.22MHz).

Keywords: DCT/IDCT architecture; low complexity; mCBE Algorithm; multiplierless; a new RTL design approach

Link terkait bisa dilihat di sini:

Pada awalnya saya tidak berpikir kalau artikel ini bisa diterima di jurnal ilmiah, apalagi level internasional. Karena pada awalnya adalah paper hasil riset beberapa bulan yang saya rasa kurang optimal. Lalu, saya submit di Conference ICEEI 2011 (http://stei.itb.ac.id/iceei2011/). Tidak saya sangka, ternyata ITB Journal mengirimkan invitation untuk diperbaiki dan dikembangkan dan di-submit ke ITB Journal. Maka dengan polos dan minim pengalaman, saya perbaiki dan submit lagi ke ITB Journal, sekitar November 2011. Alhamdulillah setelah sekitar setahun dan beberapa kali revisi, artikel ini diterima untuk publish pada September 2012. 

Terima kasih saya haturkan kepada Allah SWT, rekan-rekan Tim Fathanmubina (Ella dan Santi), dan tentunya Pak Trio Adiono sebagai pembimbing, serta rekan-rekan lain yang membantu secara langsung ataupun tidak langsung. Karena ini berkah karunia Allah SWT yang tidak disangka-sangka. Semoga ini bisa menjadi manfaat bagi kita semua. Jika ini adalah cobaan, maka semoga kita bisa semakin mendekatkan diri, bersyukur, dan tunduk kepada Allah SWT. Aamiin. Karena tanpa-Nya, kita tak ada daya apa-apa.

Semangat untuk berkarya lebih banyak lagi dalam bimbingan Allah SWT. Bismillah!


09 Oktober 2012

STEI ITB Luncurkan Web Jurnal Sarjana STEI ITB

بسم الله الرحمن الرحيم


STEI ITB pada akhirnya meluncurkan website Jurnal Sarjana STEI (JSSTEI) ITB (http://stei.itb.ac.id/jurnal/index.php). Website ini akan menampilkan jurnal dari mahasiswa STEI ITB. Untuk saat ini, baru ada 1 volume yang diluncurkan, yaitu nomor 1 dan nomor 2, yang masing-masing berisi paper tugas akhir dari sarjana STEI ITB dari wisuda April 2012 dan Juli 2012. Ternyata ada juga tugas akhir saya di sana, alhamdulillah. Semoga bermanfaat, aamiin. Publikasi nomor 3 kemungkinan akan keluar di bulan Oktober 2012 ini insya Allah.


Menurut saya, mungkin STEI ITB ingin mengakomodasi dan menyukseskan program dari DIKTI yang ingin meningkatkan jumlah publikasi ilmiah mahasiswa Indonesia, baik S1, S2, dan S3. Dengan diluncurkannya website ini, tentu jumlah publikasi ilmiah akan bertambah dengan (minimal) relatif konstan dari tahun ke tahun, sejumlah mahasiswa yang diwisuda. Semoga saja, ini bisa menjadi salah satu motivator mahasiswa untuk berkarya dengan baik, walaupun tentu bukan sebagai tujuan utama, hanya sebagai sarana penunjang. Aamiin.

Program DIKTI yang dimaksud bisa diunduh dari sini

Di sana dijelaskan bahwa syarat kelulusan program S1/S2/S3 setelah Agustus 2012 adalah:
1. Untuk S1 harus menerbitkan makalah yang terbit di jurnal ilmiah
2. Untuk S2 harus menerbitkan makalah yang terbit di jurnal ilmiah yang terakreditasi DIKTI
3. Untuk S3 harus menerbitkan makalah yang terbit di jurnal internasional.

24 Mei 2012

Mengikuti SITIA 2012

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah, kemarin pagi hingga sore mengikuti acara SITIA 2012 dengan lancar. Ketemu dengan teman-teman lama dari SMA juga. Semoga bermanfaat. Aamiin.



Rangkaian acaranya adalah sebagai berikut:

07.30 - 08.00 Registration


08.00 - 08.15 Opening Ceremony
08.15 - 08.20 Greeting from Chairman 13th SITIA
08.20 - 08.30 Greeting from Head of Electrical Engineering Department
08.30 - 08.40 Greeting from Rector of ITS
08.40 - 09.15 Keynote Speaker 1 - A Suggestion of Eco Friendly City Using the New and Renewable Energy. - Han Shik Chung (Head of Institute of Marine Industry. Gyeongsang National University, Korea)
09.15 - 09.50 Keynote Speaker 2 - Prof Er Meng Joo (Nanyang Technology University)
09.50 - 10.10 Coffee Break
10.10 - 10.40 Keynote Speaker 3 - Dr. Dedet Candra Riawan, ST., M.Eng.
10.40 - 12.25 Poster Session
12.25 - 13.30 Lunch
13.30 - 15.00 1st Parallel Session
15.00 - 15.30 Coffee Break
15.30 - 17.00 2nd Parallel Session
17.00 - 17.15 Closing


Gedung Teknik Elektro ITS

30 April 2012

Open House KK Elektronika ITB : "Enabling Technology with Electronics"

Bismillahirromanirrohim

Pada tanggal 24 April 2012 lalu, alhamdulillah, telah sukses diselenggarakan acara Open House KK Elektronika ITB di Auditorium dan Galeri CC Timur ITB. Latar belakang diselenggarakannya acara ini adalah untuk menarik minat mahasiswa STEI ITB sehingga mereka memilih jalur mata kuliah elektronika.

Seperti yang telah kita ketahui, elektronika telah menjadi pondasi di semua aspek kehidupan masyarakat modern pada era milenium. Penerapan elektronika sudah memasuki hampir memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat modern, mulai dari akses informasi global dan telekomunikasi media sampai kepada pengaturan dan pemakaian energi listrik dan energi migas di sektor ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan dan politik. Oleh karena itu, pengenalan dan pemahaman mengenai elektronika sangat diperlukan bagi mahasiswa Teknik Elektro ITB. Maka, acara Open House Kelompok Keilmuan (KK) Elektronika yang bertemakan "Enabling Technology with Electronics" ini diharapkan dapat meningkatkan animo mahasiswa untuk berkecimpung dalam bidang elektronika yang ke depannya diharapkan akan dapat memberikan kontribusi yang besar pada kemajuan teknologi bangsa.

Kegiatan Open House KK Elektronika STEI ITB ini ditujukan bagi mahasiswa STEI ITB, khususnya yang telah berada pada tingkat awal Teknik Elektro ITB, dalam rangka memperkenalkan bidang elektronika di Indonesia. Tujuan acara ini adalah untuk menumbuhkan minat mahasiswa Teknik Elektro ITB untuk mengembangkan teknologi di bidang elektronika. Secara garis besar acara ini dibagi menjadi tiga sesi, yaitu:


1st SESSION
Keynote Speaker: Pak Richard K.W. Mengko
General Lecture: Prof. Fire Tomohisa Wada (Vice President of IT Strategy, University of The Ryukyus, Japan)
Moderator: Ir. Farkhad Ihsan Hariadi, M.Sc dan Trio Adiono, Ph.D

2nd SESSION
Discussion Forum :
"Peluang dan Tantangan Bidang Profesi Elektronika dalam Memperkuat Daya Saing Industri ICT, Consumer Goods, Transportasi, dan Pertahanan Keamanan"
Pembicara: PT. HARIFF, PT. CMI, PT. LEN, PT. ELDA, PT. PINDAD, KOMINFO
Moderator: Budi Rahardjo, Ph.D, Dr. Ir. Mervin T. Hutabarat, M.Sc 

3rd SESSION
Electronics Exhibition
Partisipan: HME, Lab/RG di Elektronika,  PT. HARIFF, PT. CMI, PT. LEN, PT. ELDA

16 April 2012

SITIA 2012 - Beberapa Paper dari ITB

Bismillahirrohmanirrohim

Hanya ingin menulis setelah lama tak menulis di blog :).
Masih dari SITIA 2012, berikut paper dari ITB yang menjadi partisipan:


Near Field Communication (NFC) Protocol Using Tag for Secure Mobile Payment. Emir Husni, Kuspriyanto, Noor Cholis Basjaruddi, Tito Purboyo, Sugeng Purwantoro, Huda Ubaya. School of Electrical Engineering and Informatics - Institut Teknologi Bandung.


Pengembangan Algoritma Enkripsi Selektif Citra dalam Ranah Spasial dengan Mode CBC-like Berbasiskan Chaos. Rinaldi Munir. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - ITB.


Pengkodean Citra Retina Warna Optimal berbasis Entropi. Agung W. Setiawan, Andriyan B. Suksmono, Tati R. Mengko, Oerip S. Santoso. KK Teknik Biomedika - STEI - ITB.


Reconfiguration of OpenSPARC T1 8-Cores Processor to Low-Cost Single-Core Processor. Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Trio Adiono. Electrical Engineering - Institut Teknologi Bandung.


Study on RFID Implementation Strategy for Vehicle Detection and Navigation Systems with Map Matching. Agung Harsoyo, Yus Sholva. School of Electrical and Informatics Engineering - Bandung Institute of Technology.


03 April 2012

Paper Accepted, Alhamdulillah

Bismillahirromanirrohim

Terakhir saya posting tentang konferensi SITIA 2012. Alhamdulillah kemarin baru saja dapat kebar kalo paper saya diterima, alhamdulillah. Terlebih lagi, tanpa revisi. Jadi tak usah repot-repot merevisi :). Berikut potongan kalimatnya:

Dengan hormat,
Kami memberitahukan bahwa paper saudara dengan judul :
Reconfiguration of ---blablabla (Rachavidya, Trio Adiono)
diterima tanpa revisi serta dapat dipresentasikan pada 13th Seminar on Intelligent Technology and Its Application yang diadakan di kampus Jurusan Teknik Elektro ITS tanggal 23 Mei 2012. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerja sama Saudara.

Semoga hal ini tidak menjadi aktivitas sia-sia dan bisa diarahkan untuk ibadah, aamiin, Insya Allah.
Mari bersama-sama membuat hidup menjadi hidup secara sempurna!

Berikut ayat motivasi bagi kita yang beriman:

QS. 2:28
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

13 Februari 2012

SITIA 2012

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah, Tugas Akhir S1 pun beres.
Waktunya mengerjakan dan berkarya pada hal baru.
Salah satu hasil dari TA adalah paper.
Karena diminta oleh dosen pembimbing untuk memasukkan ke conference SITIA 2012, maka saya pun mempersiapkannya. Semoga paper ini diterima dan bisa bermanfaat untuk pendidikan, terutama di Indonesia.
Aamiin..

Bagi yang tertarik mengikuti, silahkan buka link di bawah ini.
SITIA 2012 :  http://sitia-its.org/


Walaupun tidak di-index IEEE, tapi bagus untuk isu nasional. :)

12 Maret 2011

Tugas03 II3062 Keamanan Informasi - Aplikasi Rentan Masalah Out of Bound Array (Buffer Overflow)

Bismillahirrohmanirrohim

Soal =============

Anda bisa memilih salah satu dari tugas ini:
  1. Anda diminta untuk membuat aplikasi yang rentan dan bermasalah dengan out of bound array (buffer overflow). Misalnya aplikasi meminta pengguna memasukkan nama dengan panjang tertentu tetapi Anda memasukkannya dengan teks diluar batas tersebut. Tunjukkan bahwa program Anda crash dan memiliki potensi celah keamanan (misal jatuh ke root prompt)
  2. Anda membuat aplikasi yang menguju aplikasi lain untuk potensi out of bound array tersebut. Misalnya, aplikasi Anda membuat (generate) teks yang panjang untuk dimasukkan ke form (pada aplikasi berbasis web), atau aplikasi Anda memberik teks yang aneh-aneh (fuzzer).

Jawaban ==============

Saya memilih tugas dengan tipe soal no.1
Di sini saya membuat aplikasi yang rentan terhadap masalah out of bound array (buffer overflow).
Pertama saya buat project untuk membuat aplikasi tesebut. Saya beri nama rachBadApps project.
Pembuatan aplikasi tersebut menggunakan bahasa C dengan hierarki seperti yang ditunjukkan oleh gambar berikut ini:

[click to enlarge]
Selanjutnya setelah saya buat program tersebut, maka dilakukanlah pengujian dengan menjalankan aplikasi tersebut. Pertama, saya lakukan pengujian untuk kasus safe dimana input (nama) yang diberikan masih menunjukkan program valid, yaitu tidak terjadi buffer overflow. Berikut respon program jika tidak terjadi buffer overflow:

[click to enlarge]

Namun, selanjutnya jika saya menuliskan input (nama) yang lebih panjang, maka bisa terjadi buffer overflow seperti yang ditampilkan pada gambar berikut ini:

[click to enlarge]
Nah, dari gambar terakhir, didapatkan bahwa program yang saya buat ini tidaklah safe, melainkan sangat mudah terjadi masalah / rentan masalah. Oleh sebab itulah, dengan mengamati fenomena yang ada ini, seseorang bisa saja mencari kesalahan suatu sistem dan mengidentifikasi kinerja sistem tersebut untuk melakukan serang terhadap sistem tersebut. Oleh sebab itu, program semacam ini diharapkan tidaklah dicontoh, melainkan dijadikan referensi untuk ke depan dalam membangun suatu sistem yang baik dan tidak  bermasalah, atau minimal tidak memiliki banyak potensi bermasalah.
Semoga bermanfaat ...

10 Maret 2011

Tugas04 II3062 Keamanan Informasi - Mendeteksi Port Scanning

Bisimillahirrohmanirrohim

Tugas04 II3062 Keamanan Informasi - Mendeteksi Port Scanning
(Menggunakan Program Sniffer : TCPDUMP/WIRESHARK)

==== Soal ====

Anda diminta untuk menggunakan program sniffer (seperti tcpdump, wireshark, dan sejenisnya) untuk memantau jaringan dan menunjukkan adanya port scanning.

Hint:
  1. Jalankan tcpdump/wireshark di sebuah komputer (misal IP 192.168.1.7) dan monitor paket yang menuju ke komputer tersebut (dst 192.168.1.7)
  2. Gunakan nmap di komputer lain untuk melakukan port scanning ke 192.168.1.7
  3. Simpan hasil capture dari tcpdump dan tunjukkan mana aktivitas port scanning

==== Jawaban ====

Langkah - langkah:

[1] Saya menggunakan wireshark application untuk melakukang sniffing. Saya menggunakan IP tertentu dan mencoba memonitor paket yang menuju IP saya (167.205.24.30). Untuk pengamatan awal, saya lalukan pemilihan port untuk interface sniffing. Bisa dilihat dari gambar berikut:
   
[click to enlage]

[2] Lalu saya gunakan nmap di komputer lain (IP 167.205.24.78) untuk melakukan port scanning ke 167.205.24.30 dengan menggunakan nmap -sP 167.205.24.30. Saya melakukan port scanning menggunakan command line yang bisa dilihat pada gambar berikut:

[click to enlage]

[3] Selanjutnya saya capture aktivitas yang menunjukkan port scanning. Lingkaran merah pada gambar berikut, menunjukkan aktivitas transaksi yang dilakukan antara komputer saya dengan komputer yang melakukan port scanner.
     
    [click to enlage]

    Dengan cara ini, saya bisa melihat ada aktivitas ping dan responnya yang dilakukan oleh komputer pinger dan targetnya. Jika dilihat, ping dilakukan tidak hanya sekali. Jika ini dilakukan terus menerus, maka alokasi bandwidth bisa termakan semuanya dan menyebabkan koneksi menjadi sangat lambat. Ini dasar pertama dari penyerangan terhadap komputer target.

    Semoga bermanfaat...

        24 Februari 2011

        Image / Video Compression berbasis Discrete Cosine Transform

        Bismillahirrohmanirrohim

        Beberapa waktu lalu, saya disibukkan oleh kompetisi LSI Design Contest 2011 (http://lsi-contest.com) tentang image/video compression menggunakan Discrete Cosine Transform. Sedikit saya ingin berbagi di sini :). Alhamdulillah desain yang saya buat berjalan dengan baik sesuai dengan target yang diharapkan, yaitu kecil, cepat, dan berkompleksitas rendah. Ini tentunya bukan desain standar yang biasa ada di textbook, namun sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga target tersebut tercapai. Baik dengan cara implementasi algoritma yang saya buat maupun optimasi sirkuit dari penurunan rumus DCT. Sayangnya, karena aplikasi serial yang dibuat boleh teman saya belum 100% selesai, alhasil belum berhasil lolos ke final :D di Okinawa. Tapi alhamdulillah ITB tetap punya wakil yang dikirim ke final yang tentunya telah lengkap dengan aplikasinya (selamat buat tim Putra Ganesha dan Oasis). Mungkin sedikit saya tidak akan mengulas masalah teknis dan matematis dari lomba ini, tapi lebih kepada prinsip kompresinya.

        Kompresi yang dilakukan menggunakan prinsip Discrete Cosine Transform (DCT). DCT adalah teknik transformasi data dari domain spasial menjadi domain frekuensi. Lalu, dari prinsip itu, kita akan dapatkan  data dengan basis frekuensi yang bisa dimodifikasi untuk merepresentasikan kompresi data. Prinsipnya adalah dengan menghilangkan informasi dari gambar namun tidak sensitif pada penglihatan mata manusia. Maksudnya, dalam suatu gambar, terdapat kemungkinan ditemukannya komponen warna yang berfrekuensi tinggi hingga rendah. Secara umum, gambar frekuensi tinggi memiliki ukuran yang besar dibandingkan frekuensi rendah. Namun, junstru frekuensi tinggi ini secara umum sulit dinotifikasi oleh mata manusia, alhasil dengan membuang komponen frekuensi tinggi ini secara umum tidaklah mengganggu kualitas gambar di penglihatan mata kita. Mau bukti?

        Berikut ini adalah hasil kompresi gambar yang didapatkan dari proses kompresi menggunakan desain "shoft chip" kami, dilengkapi pula dengan perbandingan terhadap desain standar DCT:


        Di sini, kualitas gambar ditentukan dari PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) dan MSE (Mean Square Error). Semakin baik kualitas gambar kompresi, maka PSNR semakin tinggi dan MSE semakin rendah. PSNR untuk gambar ini sekitar 40dB dan hanya bernilai 4 untuk MSE. Lumayan lah ya :D..

        Quiz :
        Bisa menotifikasi perubahan yang terjadi? Padahal kompresinya hingga 50% lho. File asli 78Kb, file terkompresi 38Kb :D.

        Matematika memang keren. Terima kasih ya Rabb yang mengajarkan matematika pada kami :) sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebaikan peradaban manusia. Aamiin...


        05 Juni 2010

        Bismillahirrohmanirrohim

        salam semuaaaaa

        heu, syukur akhirnya dapat tempat kp juga, makanya baru kp hari pertama di tanggal 4 juni ini. sebetulnya kp hari pertama pinginnya masih santai-santai, kan dapet kerjaan konversi kode. jadinya, saya pikir berarti hari pertama coba baca dokumentasi aja n nyobain baca teorinya. ternyata, boro-boro mau dibuat santai, malah jadi serius ngebaca teori n dokumentasi yang tetep belum ngeh maksudnya. so, nampaknya ke depannya jadi tetep g bisa nyantai nih.

        tapi untung, di sini ada anak-anak yang bikin rame, jadi ikut fresh juga hahaha… contohnya, si mita yang nyanyi2, nge-tweet, n nge-fb sembari pake headset n diperhatiin ama seorang dosen dari belakangnya selama beberapa menit. hahaha, sori mit, ceritanya terusin aja yah, kamu yang lebih berhak hahahaha

        anyway… kp kudu tetep berjalan, orang2 yang lain sudah berharap pada kerjaan kita (padahal kita sendiri belum merasa kalo ternyata sangat diharapkan hasil kerjanya) haaha, parah kan. astaga… astaghfirullah.

        Semoga bisa bekerja dengan baik dan tidak menelantarkan amanah,, aamiin

        14 Juli 2009

        Draft Perubahan SPP ITB

        Bismillahirrohmanirrohim

        Isu mengenai perubahan SPP di ITB cepat sekali merebak dan hangat dibicarakan khalayak. Baik ari mahasiswa maupun masyarakat kritis yang mengetahuinya. Saya ingin menyajikan beberapa data yang saya dapatkan dari MWA ITB mengenai draft perubahan SPP ini.

        Beberapa poin yang tercantum dalam draft keputusan tersebut adalah:


        1. SPP (Sains, Teknik, dan FSRD) S1 ITB tahun ajaran 2009/2010

        a. BPP sebesar Rp 1,5 juta / semester
        b. Biaya per sks Rp 125 ribu / sks

        2. SPP SBM S1 ITB tahun ajaran 2009/2010 tetap atau tidak mengalami perubahan dari tahun lalu yaitu biaya per sks Rp 750 ribu / sks

        3. Kenaikan ini juga berlaku untuk jenjang S2 dan S3

        4. Keputusan ni berdasarkan Rapat Rektorat ITB 16 Juni 2009.

        Yang pasti, peluang beasiswa masih terbuka, sama halnya dengan beasiswa BP3 dan BPPT sebelumnya, namun dalam sistem yang baru nanti beasiswa BPPT akan dikonversi dalam bentuk sks (maksimal 10 sks / mahasiswa). Mari kita cermati draft keputusan ini kawan. Apakah akan merugikan bagi mahasiswa dan masyarakat dalam jangka waktu pendek dan yang akan datang? Ataukah malah bisa menjadi solusi cerdas dalam pengaturan keuangan pembayaran mahasiswa setelah resminya BHP ini? Bagaimana menurut anda?


        19 Juni 2009

        Rekapitulasi Akademik Semester IV

        Bismillahirrohmanirrohim

        Alhamdulillah, akhirnya semester IV yang berat telah usai. Yah, benar berat sih dalam menjalani dan menghadapinya, secara terdapat beberapa mata kuliah yang katanya sering membuat mengulang mahasiswa elektro. Tapi, tentunya ada permulaan akan ada akhir, so semester ini selesai juga. Seperti yang biasa saya lakukan pada akhir semester adalah mencoba jujur menuliskan hasil akademik di blog.

        Sebetulnya, hal ini saya lakukan untuk menyadarkan diri bahwa masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari pengesetan niat, perangkaian rencana dan eksekusi . Mengapa? Karena, dalam masalah akademik seperti ini, yang merupakan penilaian dosen, bisa jadi parameter penilaian berbeda antar satu dosen dengan yang lain. Nah, dengan menuliskannya di sini, harapan saya adalah saya bisa menilai, seberapa besar nilai niat dan usaha saya dibandingkan dengan hasil yang dicapai memang telah sepadan, atau mungkin hanya kebetulan, atau hanya nilai belas kasihan dari dosen, dll. Mengapa di blog? Mungkin ada juga yang bertanya seperti itu. Tujuannya adalah memberikan contoh konkrit pada pembaca, entah baik atau buruknya nilai saya, namun insya Allah akan saya tambahi dengan kesan dan pesan untuk setiap mata kuliah dengan seobyektif mungkin sebisa saya menuangkannya. Dengan begini, ditambah dengan setiap semester saya update, maka mungkin akan nampak benang merah yang menghubungkan antara apa yang saya rasakan atau apa yang saya usahakan, ternyata berelasi positif/negatif dengan hasil yang dicapai. Sehingga pembaca bisa menggambarkan dengan mudah, pelajaran apa yang bisa diambil dari sini, jika berelasi positif apa kira-kira alasannya atau jika berelasi negatif kira-kira apa alasannya. Entah bahwa saya ini kurang usaha kek, masih kurang optimal kek, dll.

        Hasil rekapitulasinya adalah:

        Dengan hasil ini, didapatkan IPK 3,30

        Untuk kesan dan pesannya, akan coba saya uraikan per mata kuliah.
        :: Elektronika
        Untuk mata kuliah ini, jujur saya cukup menikmati kuliah bersama dengan Pak Sarwoko. Karena beliau sangat enak diajak berdiskusi tentang materi kuliah. Mungkin memang untuk sebagian orang, cara mengajar beliau agak aneh, tapi sebetulnya beliau itu sangat terbuka jika diajak diskusi.

        :: Medan Elektromagnetik
        Untuk mata kuliah ini, saya memang kurang suksen pada ujian pertama. Karena saya menyiapkan untuk banyak materi, eh ternyata yang keluar itu tidak semua bab. Malah banyak di gelombangnya. Nah, pas gelombangnya sih bisa, tapi yang model polarisasi gelombang, saya belum jago. Nah, tak optimal, tentulah, dan itu sepadan karena alhamdulillah ujian kedua cukup sukses.

        :: Probabilitas dan Statistik
        Nah, ini mata kuliah yang berkesan sekali menurut saya. Karena ada survey lapangan dan pengolahan data sendiri. Ini manstab!! Pak Dimitri memang pandai dalam meramu kuliahmenjadi menarik. Two Thumbs Up buat Pak Dim. Oh ya, kalau kawan-kawan ingin tahu bagaimana perawakan beliau, bisa disearch di YouTube dengan nama Dimitri Mahayana. Insya Allah ketemu :)

        :: Sinyal dan Sistem
        Ini mata kuliah yang saya anggap paling susah di semester IV ini. Sungguh, saya merasa kurang latihan. Makanya tidak dapat nilai yang optimal. Jangan dicontoh ya kawan. Karena ini contoh buruk.

        :: Praktikum Elektronika
        Alhamdulillah, ini praktikum berkaitan erat tentunya dengan elektronika. Pelajaran yang diberikan di kelas sungguh membantu dalam memahami aplikasi praktisnya. Paling nyambung jika dihubungkan dalan segi berpikir dan analisis rangkaian.

        :: Agama dan Etika Islam
        Dari mata kuliah ini, ada beberapa hal yang menarik buat saya. Salah satunya adalah, belajar untuk menghafal surat, ayat, dan arti. Yah, jujur masih sedikit sekali yang saya hapal apalagi saya ketahui. Jadi, masih butuh belajar lebih banyak lagi. Bisa jadi nilai yang terpampang tidak sesuai dengan kemampuan saya ini. Atau mungkin, parameter penilainnya yang digunakan doesn itu berbeda dengan apa yang saya perkirakan. Semangat :)

        :: Matematika Teknik II
        Saya suka mata kuliah ini, terlepas bagaimana cara dosen mengajar, apapun yang berhubungan dengan matematika, aku suka :)

        :: Kesehatan Lingkungan
        Ini mata kuliah yang sangat membantu dalam memahami begaimana saja kemungkinan masalah kesehatan lingkungan yang bisa terjadi akibat suatu proses atau kegiatan. Sehingga, hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat bisa diidentifikasi dengan baik. Sangat menarik dan menyenangkan.

        Semoga dengan hasil yang seperti ini, saya bisa lebih belajar lagi untuk lebih bersyukur. Semoga log kecil ini bermanfaat untuk kita semua. Amin. Terima kasih Allah SWT, untuk ibu, ayah, dan segenap keluarga dan teman-teman yang selalu support dan membimbingku :)

        13 Juni 2009

        Studi Singkat Kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat

        Bismillahirrohmanirrohim


        Studi Singkat Kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat

        Bandung merupakan sebuah kota besar sekaligus sebagai ibu kota provinsi Jawa Barat. Namun, ternyata masih banyak daerah Bandung yang tergolong miskin khususnya di daerah Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan data dari World Bank, garis kemiskinan dibagi menjadi dua yaitu Kemiskinan Absolut, dimana penghasilan masyarakat perkapitanya sebesar Rp 459.000,00 per bulan, dan kemiskinan Moderat, sebesar Rp720.000,00. Namun garis kemiskinan yang ditetapkan World Bank ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan garis kemiskinan yang ditetapkan BPS, sebesar Rp 182.636,00 per bulan. Oleh karena itu, suatu masyarakat yang dikatakan tidak miskin oleh BPS, belum tentu tidak miskin menurut World Bank. Untuk menyelidiki kemiskinan tersebut kami telah melakukan survey kemiskinan dibeberapa daerah di Kabupaten Bandung Barat antara lain di daerah Desa Nanjung (Kecamatan Margaasih), Desa Cikahuripan (Lembang Bandung), Kecamatan Parongpong, Kampung Barunagri, Desa Sukajayat , Desa Sariwangi dan di beberapa daerah lainnya yang tingkat kemiskinannya dianggap cukup memprihatinkan. Pada kesempatan ini, bahasan dikerucutkan kea rah 2 poin penting. Pertama adalah Isu Garis Kemiskinan Masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Kedua adalah Isu Relasi Parameter Kesejahteraan yang ditemukan.

        Pertama adalah Isu Garis Kemiskinan Masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Dari data yang didapatkan, pengolahan yang dilakukan terkait isu ini berdasar dengan standar garis kemiskinan yang dikeluarkan oleh BPS dan World Bank. Pada pengolahan yang dilakukan, ditemufan fakta menarik terkait masalah garis kemiskinan ini. Jika ditinjau dari standar yang dikeluarkan oleh World Bank dan juga BPS, tampak adanya perbedaan yang jauh sekali dalam hal penentuan garis kemiskinan. Hal ini, berimbas juga pada hasil pengolahan dan analisis data yang kami lakukan. Pendapatan perkapita pada daerah survey pada umumnya berada di atas garis kemiskinan yang ditetapkan oleh BPS. Namun, pendapatan perkapita ini ternyata masih di bawah garis kemiskinan yang ditetapkan World Bank. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan definisi garis kemiskinan yang diusung oleh 2 pihak ini. Sehingga, kesimpulan yang kami dapatkan pun berbeda bergantung sudut pandang mana yang digunakan sebagai standar. Masyarakat Kabupaten Bandung Barat dianggap tidak miskin jika standar garis kemiskinannya adalah satandar BPS, namun akan menjadi masyarakat miskin ketika standar yang digunakan merupakan standar World Bank. Dengan fakta menarik ini, kami ingin memberikan pandangan yang lebih lengkap kepada masyarakat akan adanya isu garis kemiskinan ataupun pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah. Apakah definisi kemiskinan yang diajukan dan diperjuangkan untuk diberantas benar-benar representatif menjamin kesejahteraan masyarakat? Padahal, pada parameter survey yang digunakan menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga responden pernah mengalami kekurangan. Hal ini diperkuat pula dengan data bahwa pendapatan keluarga dipaksakan seimbang dengan pengeluaran, walaupun pengeluaran itu pun belum bisa memenuhi kebutuhan primer keluarga. Sehingga, kami simpulkan pendapatan perkapita masyarakat Kabupaten Bandung Barat masih berada pada garis kemiskinan.

        Kedua adalah Relasi Antar Parameter Survey. Relasi antar parameter ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada relasi antara parameter yang satu dengan lainnya. Didapatkan, dengan confidential interval sebesar 95%, parameter-parameter yang berelasi adalah:

        • Penghasilan dengan Pengeluaran

        • Penghasilan dengan Biaya Makan

        • Penghasilan denga Luas Bangunan Rumah

        • Penghasilan dengan Kesehatan

        • Pendidikan dengan Penghasilan

        Jika diilustrasikan dengan gambar relasi, seperti di bawah ini:

        Gambar Ilustrasi Relasi

        Dari beberapa pengambilan uji hipotesis dan relasi, didapatkan relasi yang seperti digambarkan di atas. Fakta unik yang kami dapatkan adalah pendidikan memiliki arti yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Mungkin hal ini terdengar biasa, namun jika dicermati dengan baik data yang diperoleh, dengan dengan confidential interval 95%, pendidikan berelasi kuat dengan pendapatan dan pengeluaran keluarga. Sedangkan pendapatan keluarga sendiri berelasi kuat dengan pengeluaran, biaya makan, luas rumah, dan kesehatan keluarga. Relasi yang dibentuk oleh pendidikan dan pendapatan yang didapatkan adalah positif atau berbanding lurus. Jika pendidikan ini tidak diperbaiki dari segi kualitas maupun kuantitas, bisa diprediksikan kondisi kesejahteraan masyarakat tidak akan meningkat, bahkan bisa menjadi lebih buruk di masa yang akan datang. Sebaliknya, jika pendidikan ini bisa diperbaiki dari segi kualitas dan kuantitas, besar kemungkinan kesejahteraan masyarakat akan meningkat di masa yang akan datang. Tentu saja tidak dilupakan faktor kesadaran dan keseriusan dari masyarakat dan pemerintah itu sendiri dalam menyikapi pentingnya pendidikan terhadap kesejahteraan hidupnya.



        Lampiran

        Beberapa data hasil survey

        :: Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang

        Pendidikan Terakhir Kepala Keluarga


        Pekerjaan Kepala Keluarga


        Total Pemasukan dan Pengeluaran per-Bulan

        (100% = Total Keluarga Responden)


        :: Kecamatan Parongpong

        Pendidikan Terakhir Kepala Keluarga


        Pekerjaan Kepala Keluarga


        Penghasilan Kepala Keluarga


        Pengeluaran Keluarga per-Bulan


        Dari Hasil Survey EL2092-Probabilitas dan Statistik
        Dirangkum dari beberapa kelompok K-01
        Editor: Rachmad Vidya WP


        22 Mei 2009

        Beberapa Poin Temu-Sharing Mhs-Dosen Elka

        Bismillahirrohmanirrohim

        Elektronika ITB, telah mengadakan acara sharing mahasiswa dan dosen untuk mengenalkan elektronika ITB secara lebih lengkap khususnya untuk angkatan 2007. Namun, tidak menutup adanya mahasiswa tingkat 2006 ke atas yang ikut juga. Pada dasarnya acara yang dilaksanakan di Ruang Multimedia STEI ITB di Gedung Achmad Bakrie ini memiliki 2 tujuan utama (menurutku). Yang pertama adalah pengenalan lebih dekat tentang elektronika ITB. Baik dari segi keilmuan, akademik, kurikilum, serta perkembangan elektronika di Indonesia masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Yang kedua adalah tentang triggering dari dosen-dosen kepada mahasiswa elektronika agar lebih berkembang jauh-jauh lebih baik dari sekarang. Itulah 2 poin utamanya.

        :: Bidang Keahlian Elektronika
        - Analog and Digital IC Design
        - Devices and IC Processing
        - RF IC
        - Embedded System
        - Instrumentation

        :: Core Kelektronikaan yang dibawa
        - Phiysical Electronics
        - Implementation System
        - System on Chip (SoC)
        - Embedded System

        :: Laboratories of Elka ITB
        - Electronics and Components Lab
        - IC design Lab
        - IC Processing Lab
        - Manufacturing Lab
        - System Design Lab

        Awalnya pembahasan diskusi yang dilakukan seperti biasanya, menyangkut akademik, kurikulum, capaian, dll. Sebetulnya, bagian yang menarik adalah ketika diskusi open mind mahasiswa dengan dosen. Contohnya mengenai apakah sebetulnya yang ingin dikejar oleh elektronika di Indonesia. Apakah benar hanya terpatok oleh draft yang dikeluarkan kampus ato mungkin hanya menyelaraskan pada kebutuhan nasional? Sebetulnya, pemikiran semacam itu tidak salah, namun untuk eksplorasi yang lebih dan berorientasi pada kreativitas atau bahkan entrepreneurship, pemikiran ini akan cukup menghambat. Sehingga, untuk menggali itu semua, pada dasarnya dibutuhkan kreativitas yang bidang kajian dan pemanfaatannya luas sekali. Tidak hanya berkutat membuat alat yang isi rangkainnya tinggal copy-paste dari yang telah ada. Yah, nilai analisis engineering dan desainnya pasti kurang sekali. Bukan menekan untuk tidak berkretivitas dan tidak mencontek sama sekali, namun sebagai manusia yang utuh, kita perlu berpikir lebih jauh tentang pola pikir mandiri kita. Kapan kita mulai ingin mencoba hal baru yang bisa memberikan manfaat secara lebih terhadap masyarakat dengan hal-hal baru yang belum tereksplorasi? Apakah pemanfaatan alat atau temuan yang dihasilkan malah menjadi kemudharatan bagi umat? Karena saya yakin, banyak hal yang perlu dipelajari dan masih mungkin ditemukan di masa-masa yang akan datang. Karena selama ini penemuan-penemuan baru tak berhenti bermunculan. So, pemanfaatan aplikasi elektronika pada dasarnya sangat bermanfaat dan membangun kesejahteraan hidup manusia. Penyelewengan yang terjadi itu akibat tindak orang yang tidak bertanggung jawab.

        Dari pertemuan yang inspiratif tadi, semakin semangatlah saya tentang pentingnya belajar, belajar, dan belajar. Lalu disempurnakan dengan amal dan keikhlasan. Ayo teman-teman, kita jangan sampai malas belajar!! Kita membawa harapan banyak orang yang telah membiayai kita, terutama untuk kuliah. Kembali luruskan niat, belajar, dan beramal.

        28 Januari 2009

        KSM Semester IV

        Bismillahirrohmanirrohim

        Alhamdulillah, hari ini saya telah mengambil KSM (Kartu Studi Mahasiswa) untuk semester 4. Ini awal 'tuk kembali berjuang. Allahu akbar. Menuju IP 4,00. Amin

        Recent Comments

        Powered by Blogger Widgets