Social Icons

Featured Posts

Arah Kiblat di Posisi Bandung

Arah kiblat kota Bandung 6°57' LS 107°34' BT (GMT +7)
Arah kiblat: 295°11"23'
Jarak : 7795.336 Km

06 April 2014

Berencana Mengikuti Konferensi ICoICT 2014



بسم الله الرحمن الرحيم 

Sudah lama tidak mengisi blog, pingin isi lagi hehe. Beberapa minggu kemarin saya mencoba submit paper yang baru saja saya buat ke Konferensi Internasional ICoICT 2014 (http://www.icoict.org). Alhamdulillah, setelah direview oleh reviewer, langsung diterima dengan beberapa kritik dan saran tentunya. Untuk kali ini, paper yang saya buat adalah tentang topik yang sudah cukup mature di dunia data error control, yaitu Viterbi Algorithm. Apa itu Viterbi Algorithm, bisa dibaca di link ini yah hehehe. Intinya adalah, data yang dikirim oleh seseorang, akan dikodekan dengan suatu metode convolutional encoding. Hasilnya, biasa disebut dengan istilah codeword. Codeword ini berisi data asli dengan data redundannya, sehingga ketika ditransmisikan dan terjadi error selama transmisi, diharapkan data asli bisa direkonstruksi ulang menjadi data yang benar. Saya coba menawarkan desain VLSI yang sederhana dan configurable sehingga mudah dimodifikasi untuk berbagai ukuran traceback. 



21 Oktober 2013

STM32F4 Discovery Project : Ethernet-Based Gaming Joystick

بسم الله الرحمن الرحيم 

Beberapa minggu lalu, saya dan kelompok di kelas Sistem Embedded mencoba mengoprek board STM32F4 Discovery yang berbasis prosesor ARM Cortex. Kita mencoba membuat Gaming Joystick yang berbasis komunikasi via ethernet. Berikut adalah hasilnya, semoga bermanfaat. Aamiin. 



15 Juni 2013

Mengikuti ICISS 2013

بسم الله الرحمن الرحيم


Pada kesempatan kemarin, saya mengikuti sebuah ICT conference yang diadakan oleh STEI ITB di Jakarta, yaitu International Conference on ICT for Smart Society (http://stei.itb.ac.id/iciss2013/). Pada kesempatan tersebut, saya mempresentasikan paper saya yang berjudul "A Novel Fixed-Point Square Root Algorithm and Its Digital Hardware Design" dan "VLSI Design of Parallel Sorter based on Modified PCM Algorithm and Batcher's Odd-Even Mergesort". Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar. Sama seperti harapan saya sebelumnya, semoga acara diskusi, konferensi, dan presentasi karya ilmiah semacam ini tidak hanya untuk kejayaan karir pribadi seseorang, namun semoga menjadi suatu tamasya ilmiah, menyegarkan pikiran dan ide dengan hal-hal baru dan ide-ide baru yang muncul dari riset orang lain. Sehingga bisa bermanfaat baik langsung maupun tidak langsung terhadap pribadi dan masyarakat, dan yang paling penting semoga berkah Allah ada di sana. Aamiin..

Berikut judul dan abstrak paper yang saya submit:

[Paper 1]
A Novel Fixed-Point Square Root Algorithm and Its Digital Hardware Design

Abstract— Square root operation is one of the basic important operation in digital signal processing. It will calculate the square root value from the given input. This operation is known hard to implement in digital hardware because of the complexity of its algorithm. There were many researches related to this topic to obtain the optimum design between area consumption and speed. Regarding this condition, we propose an alternative square root algorithm which is based on two approaches, digital binary input decomposition and iterative calculation. Its fixed-point digital hardware implementation is very simple, low complexity, and resource-efficient. It doesn’t need any correction adjustments and directly produces accurate value of square root result and remainder in (N/2)+1 clock cycles, which N represents the wordlength of input. This design has been synthesized for FPGA target board Altera Cyclone II EP2C35F672C6 and produced good results in resource consumption and speed.  

Keywords— Novel square root algorithm; iterative calculation; fixed-point; simple; low complexity; resource-efficient

[Paper 2]
VLSI Design of Parallel Sorter based on Modified PCM Algorithm and Batcher’s Odd-Even Mergesort 

Abstract— Data sorting is an important process in digital signal processing. There were many researches related to data sorting, two of them were about partition and concurrent merging (PCM)  algorithm and Batcher’s odd-even mergesort network. PCM algorithm will decompose the data in several groups and sort them in two phases, quicksort and mergesort. We captured and modified the idea of PCM algorithm by eliminating unnecessary processes which can be handled directly by Batcher’s odd-even mergesort architecture. VLSI design of this parallel sorter is low complexity. It has 2k+1 clock cycles latency, which k represents the number of iterative steps for each kind of sorter block (odd or even). This design has been synthesized for FPGA Altera Cyclone II EP2C35F672C6 as target board.

Keywords— Parallel sorter; VLSI design; low complexity; modified PCM algorithm, Batcher’s odd-even mergesort 

Renungan Jum'at 20130614

بسم الله الرحمن الرحيم

Mengingat khutbah kemarin di salah satu hotel di Jakarta, khatib mengingatkan pada jamaah bahwa sesungguhnya kita yang mengaku beriman dan berislam, masihlah sangat jauh dengan definisi sesungguhnya dari berislam. Khatib menyebutkan, yang disebut berislam secara tepat bisa dilihat dari contoh Rasulullah hingga zaman kekhalifahan Ustman bin Affan. Zaman kekhalifahan Ali bin Abi Thalib, mulai banyak konflik hingga perpecahan.

Khatib mengingatkan hal ini agar kita ummat Islam menyegerakan kembali pada Islam, hindari dan kesampingkan masalah-masalah furu' agar tidak menjadi penghalang persatuan ummat untuk menggapai rahmat Allah. Karena rahmat Allah itu turun bersama risalah yang dibawa Rasulullah. Ingat, wamaa arsalnaka ila rahmatan lil 'alamin. Dengan mengembalikan hak Allah pada tempatnya, dengan memenuhi kewajiban kita, dengan menjadikan risalah sebagai visi hidup kita. Tanpa itu, mana mungkin rahmat Allah bisa kita raih? Betul tidak?!

Ihdinas sirathal mustaqim

Renungan Sebuah Perjalanan Ummat Muslim di Indonesia #3

بسم الله الرحمن الرحيم

Dari kebutuhan membebaskan diri dari penjajah, pada awal tahun 1900an,, masyarakat Indonesia secara umum dan ummat muslim yang faham kondisi, menyikapinya dengan perjuangan pemikiran hingga fisik. Terutama ummat muslim yang mencoba selalu mendasarkan semua aktivitasnya kepada Qur'an dan Sunnah, melihat kondisi itu sebagai kesempatan pembuktian keimanan dan ketaatan hanya kepada Allah semata.

Memang, pada saat itu tentu tidak semua ummat muslim "melek" dan memahami kondisi yang ada. Tidak semua secara serta merta bersama-sama memahami urgensi merdeka. Karena sangat mungkin, pada saat itu mereka memasuki kondisi yang sama sekali belum pernah dialami sebelumnya. Ketika melihat sirah, sangat mungkin tidak menemukan kondisi yang sama persis. Namun, dari pemahaman kondisi yang baru itulah, ummat muslim memiliki kebutuhan yang sama, yaitu perlu adanya persatuan ummat muslim.

Urgensi persatuan tersebut adalah untuk mewadahi, mengkaji, memusyawarahkan, hingga mengambil sikap terhadap dinamika yang terjadi dan persiapan menghadapi masa yang akan datang. Baik untuk ummat islam khususnya dalam menggapai keselamatan dunia akhirat, juga bersama masyarakat nonIslam untuk membangun peradaban yang toyyib. Tujuannya jelas, menggapai ridho Allah bersama, berjamaah, dan tidak berpecah belah. Yang mana ternyata ini sudah dilakukan dan diperjuangkan oleh pendahulu-pendahulu kita. Ini perlu kita pahami sebagai bentuk silaturrahim akan keberlanjutan dakwah. Karena tanpa pemahaman itu, dikhawatirkan kita bisa malah memutus dan menghambat silaturrahim dakwah ke depan (na'udzubillah).

Adapun mengapa lingkupnya Indonesia, adalah karena sunnah mengajarkan bahwa Rasulullah memulai dakwah dan perjuangan Islam, dari tanah Mekkah, rumah asal beliau, baru ke dunia internasional. Itulah mengapa, Islam itu tidak dimulai di sekolah di luar sana, tapi di rumah.

Ihdinas sirathal mustaqim

Recent Comments

Powered by Blogger Widgets