Social Icons

Featured Posts

15 Agustus 2014

Berencana Mengikuti Konferensi IC3INA 2014


بسم الله الرحمن الرحيم

Setelah tahun lalu saya publish sebuah paper tentang desain VLSI iteratif untuk square root algorithm, kali ini saya coba sajikan versi desain yang relatif lebih menarik, yaitu versi paralelnya. Secara sederhana, dengan versi paralel ini, desain akan bebas dari penggunaan register dan desain memiliki sub-bagian homogen. Sehingga, dia cocok untuk kebutuhan integrasi desain berkompleksitas rendah, cepat, dan yang memiliki kemungkinan perlu penambahan pipeline untuk speed boosting.


Konferensi yang ingin saya ikuti kali ini adalah The 2014 International Conference on Computer, Control, Informatics, and Its Application (IC3INA 2014). Acara ini diorganisasikan oleh LIPI dan akan diadakan di Hotel Aston Tropicana Bandung, Indonesia pada tanggal 21-23 Oktober 2014. Alasan mengapa ingin ikut di sini adalah :  (1) IEEE indexed dan (2) lokasi dekat, sehingga tidak banyak membuang waktu, hehehe. 

Alhamdulillah, setelah direview, dinilai baik "good" dan sekarang sedang saya siapkan Camera Ready Version-nya. Semoga bermanfaat. Aamiin.

09 Juli 2014

[Tutorial] Microzed Starting Gude : Booting OS from QSPI

بسم الله الرحمن الرحيم

[Tutorial] Microzed Starting Gude : Booting OS from QSPI




Board Preparation

  1.  Verify the Microzed Boot Mode (JP1, JP2, JP3)

Device Installation

  1. Checking Device Compatibility
  2. Install if it is not exist

H/W Connection Setup

  1. Connect the USB-UART port J2 to PC using the MicroUSB cable. Microzed will power ON and The Green Power Good LED (D5) should illuminate.
  2. Wait appoximately 7 seconds. The Blue Done LED (D2) should illuminate.

S/W Connection Setup

  1. Run Hyperterminal
  2. Settings

Start

Reset the processor by pressing and releasing the RST button (SW2)



Success!!

17 Mei 2014

Berencana Mengikuti Seminar FORTEI 2014


بسم الله الرحمن الرحيم

Beberapa minggu lalu, kami mendapat tugas proyek akhir pada kuliah Nanoelektronika untuk mendesain, menyimulasikan, dan menganalisis perilaku parallel double quantum dots. Apa itu quantum dot? Bisa dibaca di link ini. Pada prinsipnya, elektron yang biasanya dimanfaatkan secara masif dalam bentuk arus yang besar, diganti dengan jumlah elektron yang sedikit. Dari sana lah, ide quantum dot muncul. Elektron dikurung sehingga dia bergerak dalam dimensi yang sangat kecil, sehingga pergerakkannya bisa memunculkan efek kuantum yang dominan. Di sana, quantum dot akan bisa dihasilkan. Untuk menghasilkan quantum dot secara praktikal, maka dibutuhkan konsep confinement yang sesaui. Salah satunya adalah dengan konsep Single Electron Transistor (SET). Nah, pada pada tugas proyek akhir ini, kami ditugaskan mendesain, menyimulasikan, dan menganalisis perilaku 2 buah quantum dot yang dibentuk dari 2 buah SET paralel.


Dosen kami meminta agar hasil dari riset tadi dipublikasikan di seminar nasional FORTEI 2014.



Maka, kami submit paper tadi ke sana dan tinggal menunggu, diterima ataukah tidak. Berikut adalah judul dan abstraknya.

Design, Simulation, and Analysis of Parallel Double Quantum Dots by using SIMON Software

Abstract–  In this research, we present  experimental studies  of 
Parallel Double Quantum Dots (DQD)  that use Single Electron 
Transistor concept (SET). These  experimental studies  are  using 
SIMON software. We  design the equivalent circuit of the parallel 
DQD and then simulate several  scenarios  for different parameters; 
such as different coupling capacitances, various gate voltage, and 
different thermal condition. Focus of our experiments are to study 
and analyize the effects of tunnel junction capacitance, effects of 
gate voltage,  design stability, effects of mutual capacitance CM, and 
effects of temperature  variations. Results of the research are 
reserved. 

Keywords– Parallel Double Quantum Dots, SET, SIMON. 

UPDATE : 24 Mei 2014
Alhamdulillah, setelah di review, paper ini diterima untuk dipresentasikan di Seminar FORTEI 2014. Tinggal menunggu hari dan jam berapa jadwal presentasinya. Semoga bermanfaat, aamiin ...


06 April 2014

Berencana Mengikuti Konferensi ICoICT 2014



بسم الله الرحمن الرحيم

Sudah lama tidak mengisi blog, pingin isi lagi hehe. Beberapa minggu kemarin saya mencoba submit paper yang baru saja saya buat ke Konferensi Internasional ICoICT 2014 (http://www.icoict.org).



Alhamdulillah, setelah direview oleh reviewer, langsung diterima dengan beberapa kritik dan saran tentunya. Untuk kali ini, paper yang saya buat adalah tentang topik yang sudah cukup mature di dunia data error control, yaitu Viterbi Algorithm. Apa itu Viterbi Algorithm, bisa dibaca di link ini yah hehehe. Intinya adalah, data yang dikirim oleh seseorang, akan dikodekan dengan suatu metode convolutional encoding. Hasilnya, biasa disebut dengan istilah codeword. Codeword ini berisi data asli dengan data redundannya, sehingga ketika ditransmisikan dan terjadi error selama transmisi, diharapkan data asli bisa direkonstruksi ulang menjadi data yang benar. Saya coba menawarkan desain VLSI yang sederhana dan configurable sehingga mudah dimodifikasi untuk berbagai ukuran traceback. 



21 Oktober 2013

STM32F4 Discovery Project : Ethernet-Based Gaming Joystick


بسم الله الرحمن الرحيم 

Beberapa minggu lalu, saya dan kelompok di kelas Sistem Embedded mencoba mengoprek board STM32F4 Discovery yang berbasis prosesor ARM Cortex. Kita mencoba membuat Gaming Joystick yang berbasis komunikasi via ethernet. Berikut adalah hasilnya, semoga bermanfaat. Aamiin. 



Recent Comments

Powered by Blogger Widgets