Arah Kiblat di Posisi Bandung

:: Arah kiblat
Untuk Kota : Bandung 6°57' LS 107°34' BT (GMT +7)
Arah kiblat: 295°11"23'
Jarak : 7795.336 Km

Press Release REKTORKITA (5 Besar)

Bismillahirrohmanirrohim

Berikut adalah nama-nama 5 bakal calon yang lolos:


1. Adang Surahman, Prof.Dr.Ir., M.Sc

Wakil Rektor Bidang Akademik ITB, Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)–ITB

2. Akhmaloka, Dr

Dekan Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA)– ITB

3. Deny Juanda Puradimaja, Prof.Dr.Ir., DEA

Ketua Satuan Penjaminan Mutu ITB, Ketua Kelompok Keilmuan Geologi Terapan, FITB, Kepala Bappeda Jawa Barat (co–assignment)

4. Indra Djati Sidi, Ph.D

Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)–ITB, Ketua Dewan Pembina Klub Guru Indonesia

5. Suhono Harso Supangkat, Prof.Dr.Ir., M.Eng, CGEIT

Kepala Pusat Inkubator Bisnis dan Industri ITB, Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)– ITB, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika

Click here to Read More

Apa Pemikiran Para Guru besar Terhadap ITB?

Bismillahirrohmanirrohim


Asslamu'alaykum
Sudah lama rasanya tidak posting karena padatnya jadwal kegiatan dan kuliah
Kali ini, saya akan coba meneruskan informasi dari MWA WM ITB

====================================================================

Selasa, 20 Oktober yang lalu, Majelis Guru Besar ITB mengadakan diskusi mengenai "Tantangan ITB" masa akan datang. Banyak dari para guru besar tersebut menyampaikan pemikiran-pemikiran mereka mengenai ITB meski mereka sudah tidak lagi berkiprah di ITB secara de facto. berikut intisari dari pemikiran Guru Besar ITB.

1. Membuktikan "T" ITB yang berarti "Teknologi"
- meningkatkan integritas teknologi pada identitas diri ITB
- menciptakan ITB sebagai etelase teknologi bangsa

2. Meningkatkan atmosefer akademik ITB
- 4 dasar akademik ITB
o Kompetisi
o Fleksible
o Komitmen
o Bergairah membuka diri terhadap perubahan positif
- Membangun Word Class University berkebangsaan
- Membangun SDM teknisi yang handal

3. Membangun kekuatan politik teknologi
- Meningkatkan Sumber Daya Manusia Indonesia pada 3 bidang:
o Materi (sandang, pangan, papan)
o Energi
o Informasi
- Membangun Social Capital Indonesia

4. Bervisi pada "Frontier Technology"
- Fokus pada pengembangan "renewble products"
- Green Technology

Demikian beberapa pemikiran besar dari para guru besar ITB yang amat mendalam dan sarat akan cita-cita luhur. Semua yang di atas ini tidak mungkin dibangun oleh para guru besar tersebut, melainkan oleh kita para penerus bangsa terutama mahasiswa ITB. Mereka menitipkannya pada kita kawan.

Mungkin saat ini kita belum amat mengerti dari cita-cita mereka ini. Namun bukan berarti kita mengacuhkannya. Kita memiliki semangat pembelajaran dan berpijak pada kebenaran ilmiah. Dua hal itulah yang menjadi modal kita untuk mewujudkan harapan-harapan kita di masa kita nanti.

Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater.

Click here to Read More

Press Release REKTORKITA

Bismillahirrohmanirrohim


Majelis Wali Amanat ITB memutuskan 10 Bakal Calon Rektor ITB 2010-2014


Bandung, 12 September 2009.

Majelis Wali Amanat (MWA) ITB melalui sidang pleno yang diadakan pada tanggal 12 September 2009 Jam 09.00-11.00 telah memutuskan 10 nama Bakal Calon Rektor ITB 2010-2014 dari 22 Nomine. Sidang pleno dipimpin oleh Ketua MWA Yani Panigoro dan dihadiri anggota MWA yang terdiri dari wakil masyarakat, wakil mahasiswa, wakil pegawai, wakil Senat Akademik, wakil dari Gubernur Jawa Barat, dan Rektor ITB.

Kesepuluh Bakal Calon tersebut adalah :

1. Adang Surahman, Prof.Dr.Ir. M.Sc

2. Akhmaloka, Dr.

3. Deny J.Puradimaja, Prof.Dr.Ir. DEA

4. Ichsan Setya Putra, Dr.Ir.

5. Intan Ahmad, Dr.

6. Indra Djati Sidi, Ph.D .

7. Irwandy Arif, Prof.Dr.DEA, MSc

8. Isnuwardianto, Dr. Ir.

9. Rizal Z. Tamin, Prof.Dr.Ir.

10. Suhono H Supangkat, Prof.Dr.Ir. M.Eng, CGEIT

“Sidang pleno MWA berlangsung dengan sangat terbuka dimana para anggota MWA sangat proaktif dalam menyampaikan pendapatnya”, menurut Yani Panigoro.


Sebelum masuk ke Sidang Pleno MWA, 22 Nomine mengikuti proses diskusi panel yang dilaksanakan pada tanggal 8-10 September 2009. Panelis terdiri dari Prof. Hariadi P. Soepangkat (tokoh Senior ITB-mantan Rektor ITB 1980-1988), Prof. Hariono A. Tjokronegoro dan Prof. Enri Damanhuri (wakil Majelis Guru Besar ITB), Prof. Tommy Firman dan Prof. Alibasyah Siregar (wakil Senat Akademik ITB), Betti S. Alisjahbana dan HS. Dillon, PhD (wakil Majelis Wali Amanat ITB). Faktor-faktor yang di lihat dalam panel diskusi meliputi integritas, komitmen, kepemimpinan yang arif (termasuk keberpihakan), jiwa kewirausahaan (termasuk kreativitas dan inovasi), wawasan, kemampuan managerial, dan pengalaman memimpin lembaga pendidikan dan penelitian. Betti Alisjahbana, ketua panel diskusi, mengatakan bahwa proses berlangsung sangat kondusif. Banyak Nomine muda yang sangat luar biasa dan berpotensi menjadi pemimpin ITB masa depan.


Kesepuluh Bakal Calon Rektor tersebut akan mengikuti proses pemilihan rektor selanjutnya yang terdiri dari :


Proses di Senat Akademik (SA)

10–30 Oktober 2009

Interaksi masyarakat dengan Bakal Calon

10 Oktober 2009

Interaksi SA dengan Bakal Calon

17 Oktober 2009

Proses Seleksi di MWA

20 Nov–5 Des 2009


Click here to Read More

Desperately...

Bismillahirrohmanirrohim

desperately...

desperately,, mati-matian..
hanya berupa suatu kata
ya,, hanya bahkan sebuah kata
yang kadang keluar di benak kita
spontan atau tidak,,
yang jelas kata itu ada

mengapa kata itu ada kawan??
sebatas warisan nenek moyangkah??

apakah pernah dipahami
kapan dan mengapa kata itu terpikir??
kapan dan mengapa kata itu terucap??
apa yang dimaksud kata itu??
apakah hanya bentuk ekspresi??
ato ada yang lain??

menurutku,,
tak lain adalah tentang perjuangan kawan
perjuangan atas apa yang diperjuangkan

namun, apa yang kita perjuangkan kawan??
apa yang ada di benak kita??
hah?? apa??
sudahkah kita berpikir dengan dalam??
atau hanya takut memulai berpikir??

sungguh,,
sesuatu yang besar dimulai dari pikiran yang besar
jikalau tidak mulai saat ini,,
kapan lagi??
menunggu batas nafas sudah di pangkal tenggorokan??
telat!!

satu kali mencoba memahami
terbawalah dalam, dan semakin dalam
dalam lautan pemikiran
namun ingat,,
apa pegangan yang harus ditaati
apa pegangan yang harus dijaga
dalam mengarunginya

karena aku yakin,,
lautan pemikiran hanyalah setetes air
dari lautan kehidupan


by Rachmad Vidya
Jombang, 23 Juli 2009

Click here to Read More

Draft Perubahan SPP ITB

Bismillahirrohmanirrohim

Isu mengenai perubahan SPP di ITB cepat sekali merebak dan hangat dibicarakan khalayak. Baik ari mahasiswa maupun masyarakat kritis yang mengetahuinya. Saya ingin menyajikan beberapa data yang saya dapatkan dari MWA ITB mengenai draft perubahan SPP ini.

Beberapa poin yang tercantum dalam draft keputusan tersebut adalah:


1. SPP (Sains, Teknik, dan FSRD) S1 ITB tahun ajaran 2009/2010

a. BPP sebesar Rp 1,5 juta / semester
b. Biaya per sks Rp 125 ribu / sks

2. SPP SBM S1 ITB tahun ajaran 2009/2010 tetap atau tidak mengalami perubahan dari tahun lalu yaitu biaya per sks Rp 750 ribu / sks

3. Kenaikan ini juga berlaku untuk jenjang S2 dan S3

4. Keputusan ni berdasarkan Rapat Rektorat ITB 16 Juni 2009.

Yang pasti, peluang beasiswa masih terbuka, sama halnya dengan beasiswa BP3 dan BPPT sebelumnya, namun dalam sistem yang baru nanti beasiswa BPPT akan dikonversi dalam bentuk sks (maksimal 10 sks / mahasiswa). Mari kita cermati draft keputusan ini kawan. Apakah akan merugikan bagi mahasiswa dan masyarakat dalam jangka waktu pendek dan yang akan datang? Ataukah malah bisa menjadi solusi cerdas dalam pengaturan keuangan pembayaran mahasiswa setelah resminya BHP ini? Bagaimana menurut anda?


Click here to Read More

Recent Comments

Powered by Blogger Widgets