بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
Tampilkan postingan dengan label STEI ITB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STEI ITB. Tampilkan semua postingan
24 November 2014
STEI ITB Presents IEEE Solid-State Circuit Society Series
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Distinguished Lecture,
IEEE SSCS,
IEEE SSCS EDC,
KK Elektronika ITB,
Seminar,
STEI ITB
19 Desember 2012
Alhamdulillah, Karya Jurnal Internasional Pertama
بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
Alhamdulillahirobbil'alamin...
Atas Karunia Allah SWT, untuk pertama kalinya saya telah memiliki pengalaman untuk menyelesaikan artikel ilmiah untuk diterbitkan di jurnal internasional. Jurnal internasioanal yang menerbitkan adalah ITB Journal. Judul dan abstrak artikel yang saya submit adalah:
A New RTL Design Approach for a DCT/IDCT-Based Image Compression Architecture using the mCBE Algorithm
Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Rella Mareta, Nurfitri Anbarsanti & Trio Adiono
IC Design Laboratory, Electrical Engineering, School of Electrical Engineering and Informatics, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Email: rachmadvidyawp{at}students.itb.ac.id, rachavidyawp{at}gmail.com
Abstract. In the literature, several approaches of designing a DCT/IDCT-based image compression system have been proposed. In this paper, we present a new RTL design approach with as main focus developing a DCT/IDCT-based image compression architecture using a self-created algorithm. This algorithm can efficiently minimize the amount of shifter-adders to substitute multipliers. We call this new algorithm the multiplication from Common Binary Expression (mCBE) Algorithm. Besides this algorithm, we propose alternative quantization numbers, which can be implemented simply as shifters in digital hardware. Mostly, these numbers can retain a good compressed-image quality compared to JPEG recommendations. These ideas lead to our design being small in circuit area, multiplierless, and low in complexity. The proposed 8-point 1D-DCT design has only six stages, while the 8-point 1D-IDCT design has only seven stages (one stage being defined as equal to the delay of one shifter or 2-input adder). By using the pipelining method, we can achieve a high-speed architecture with latency as a trade-off consideration. The design has been synthesized and can reach a speed of up to 1.41ns critical path delay (709.22MHz).
Keywords: DCT/IDCT architecture; low complexity; mCBE Algorithm; multiplierless; a new RTL design approach
Link terkait bisa dilihat di sini:
Pada awalnya saya tidak berpikir kalau artikel ini bisa diterima di jurnal ilmiah, apalagi level internasional. Karena pada awalnya adalah paper hasil riset beberapa bulan yang saya rasa kurang optimal. Lalu, saya submit di Conference ICEEI 2011 (http://stei.itb.ac.id/iceei2011/). Tidak saya sangka, ternyata ITB Journal mengirimkan invitation untuk diperbaiki dan dikembangkan dan di-submit ke ITB Journal. Maka dengan polos dan minim pengalaman, saya perbaiki dan submit lagi ke ITB Journal, sekitar November 2011. Alhamdulillah setelah sekitar setahun dan beberapa kali revisi, artikel ini diterima untuk publish pada September 2012.
Terima kasih saya haturkan kepada Allah SWT, rekan-rekan Tim Fathanmubina (Ella dan Santi), dan tentunya Pak Trio Adiono sebagai pembimbing, serta rekan-rekan lain yang membantu secara langsung ataupun tidak langsung. Karena ini berkah karunia Allah SWT yang tidak disangka-sangka. Semoga ini bisa menjadi manfaat bagi kita semua. Jika ini adalah cobaan, maka semoga kita bisa semakin mendekatkan diri, bersyukur, dan tunduk kepada Allah SWT. Aamiin. Karena tanpa-Nya, kita tak ada daya apa-apa.
Semangat untuk berkarya lebih banyak lagi dalam bimbingan Allah SWT. Bismillah!
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Elektronika,
ICEEI 2011,
ITB Journal,
Jurnal International,
Jurnal ITB,
Kontemplasi,
Paper,
STEI ITB
09 Oktober 2012
STEI ITB Luncurkan Web Jurnal Sarjana STEI ITB
بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
STEI ITB pada akhirnya meluncurkan website Jurnal Sarjana STEI (JSSTEI) ITB (http://stei.itb.ac.id/jurnal/index.php). Website ini akan menampilkan jurnal dari mahasiswa STEI ITB. Untuk saat ini, baru ada 1 volume yang diluncurkan, yaitu nomor 1 dan nomor 2, yang masing-masing berisi paper tugas akhir dari sarjana STEI ITB dari wisuda April 2012 dan Juli 2012. Ternyata ada juga tugas akhir saya di sana, alhamdulillah. Semoga bermanfaat, aamiin. Publikasi nomor 3 kemungkinan akan keluar di bulan Oktober 2012 ini insya Allah.
Menurut saya, mungkin STEI ITB ingin mengakomodasi dan menyukseskan program dari DIKTI yang ingin meningkatkan jumlah publikasi ilmiah mahasiswa Indonesia, baik S1, S2, dan S3. Dengan diluncurkannya website ini, tentu jumlah publikasi ilmiah akan bertambah dengan (minimal) relatif konstan dari tahun ke tahun, sejumlah mahasiswa yang diwisuda. Semoga saja, ini bisa menjadi salah satu motivator mahasiswa untuk berkarya dengan baik, walaupun tentu bukan sebagai tujuan utama, hanya sebagai sarana penunjang. Aamiin.
Program DIKTI yang dimaksud bisa diunduh dari sini
Di sana dijelaskan bahwa syarat kelulusan program S1/S2/S3 setelah Agustus 2012 adalah:
1. Untuk S1 harus menerbitkan makalah yang terbit di jurnal ilmiah
2. Untuk S2 harus menerbitkan makalah yang terbit di jurnal ilmiah yang terakreditasi DIKTI
3. Untuk S3 harus menerbitkan makalah yang terbit di jurnal internasional.
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Jurnal STEI ITB,
Paper,
STEI ITB
19 Juni 2009
Rekapitulasi Akademik Semester IV
Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillah, akhirnya semester IV yang berat telah usai. Yah, benar berat sih dalam menjalani dan menghadapinya, secara terdapat beberapa mata kuliah yang katanya sering membuat mengulang mahasiswa elektro. Tapi, tentunya ada permulaan akan ada akhir, so semester ini selesai juga. Seperti yang biasa saya lakukan pada akhir semester adalah mencoba jujur menuliskan hasil akademik di blog.
Sebetulnya, hal ini saya lakukan untuk menyadarkan diri bahwa masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari pengesetan niat, perangkaian rencana dan eksekusi . Mengapa? Karena, dalam masalah akademik seperti ini, yang merupakan penilaian dosen, bisa jadi parameter penilaian berbeda antar satu dosen dengan yang lain. Nah, dengan menuliskannya di sini, harapan saya adalah saya bisa menilai, seberapa besar nilai niat dan usaha saya dibandingkan dengan hasil yang dicapai memang telah sepadan, atau mungkin hanya kebetulan, atau hanya nilai belas kasihan dari dosen, dll. Mengapa di blog? Mungkin ada juga yang bertanya seperti itu. Tujuannya adalah memberikan contoh konkrit pada pembaca, entah baik atau buruknya nilai saya, namun insya Allah akan saya tambahi dengan kesan dan pesan untuk setiap mata kuliah dengan seobyektif mungkin sebisa saya menuangkannya. Dengan begini, ditambah dengan setiap semester saya update, maka mungkin akan nampak benang merah yang menghubungkan antara apa yang saya rasakan atau apa yang saya usahakan, ternyata berelasi positif/negatif dengan hasil yang dicapai. Sehingga pembaca bisa menggambarkan dengan mudah, pelajaran apa yang bisa diambil dari sini, jika berelasi positif apa kira-kira alasannya atau jika berelasi negatif kira-kira apa alasannya. Entah bahwa saya ini kurang usaha kek, masih kurang optimal kek, dll.
Hasil rekapitulasinya adalah:
Untuk kesan dan pesannya, akan coba saya uraikan per mata kuliah.
:: Elektronika
Untuk mata kuliah ini, jujur saya cukup menikmati kuliah bersama dengan Pak Sarwoko. Karena beliau sangat enak diajak berdiskusi tentang materi kuliah. Mungkin memang untuk sebagian orang, cara mengajar beliau agak aneh, tapi sebetulnya beliau itu sangat terbuka jika diajak diskusi.
:: Medan Elektromagnetik
Untuk mata kuliah ini, saya memang kurang suksen pada ujian pertama. Karena saya menyiapkan untuk banyak materi, eh ternyata yang keluar itu tidak semua bab. Malah banyak di gelombangnya. Nah, pas gelombangnya sih bisa, tapi yang model polarisasi gelombang, saya belum jago. Nah, tak optimal, tentulah, dan itu sepadan karena alhamdulillah ujian kedua cukup sukses.
:: Probabilitas dan Statistik
Nah, ini mata kuliah yang berkesan sekali menurut saya. Karena ada survey lapangan dan pengolahan data sendiri. Ini manstab!! Pak Dimitri memang pandai dalam meramu kuliahmenjadi menarik. Two Thumbs Up buat Pak Dim. Oh ya, kalau kawan-kawan ingin tahu bagaimana perawakan beliau, bisa disearch di YouTube dengan nama Dimitri Mahayana. Insya Allah ketemu :)
:: Sinyal dan Sistem
Ini mata kuliah yang saya anggap paling susah di semester IV ini. Sungguh, saya merasa kurang latihan. Makanya tidak dapat nilai yang optimal. Jangan dicontoh ya kawan. Karena ini contoh buruk.
:: Praktikum Elektronika
Alhamdulillah, ini praktikum berkaitan erat tentunya dengan elektronika. Pelajaran yang diberikan di kelas sungguh membantu dalam memahami aplikasi praktisnya. Paling nyambung jika dihubungkan dalan segi berpikir dan analisis rangkaian.
:: Agama dan Etika Islam
Dari mata kuliah ini, ada beberapa hal yang menarik buat saya. Salah satunya adalah, belajar untuk menghafal surat, ayat, dan arti. Yah, jujur masih sedikit sekali yang saya hapal apalagi saya ketahui. Jadi, masih butuh belajar lebih banyak lagi. Bisa jadi nilai yang terpampang tidak sesuai dengan kemampuan saya ini. Atau mungkin, parameter penilainnya yang digunakan doesn itu berbeda dengan apa yang saya perkirakan. Semangat :)
:: Matematika Teknik II
Saya suka mata kuliah ini, terlepas bagaimana cara dosen mengajar, apapun yang berhubungan dengan matematika, aku suka :)
:: Kesehatan Lingkungan
Ini mata kuliah yang sangat membantu dalam memahami begaimana saja kemungkinan masalah kesehatan lingkungan yang bisa terjadi akibat suatu proses atau kegiatan. Sehingga, hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat bisa diidentifikasi dengan baik. Sangat menarik dan menyenangkan.
Semoga dengan hasil yang seperti ini, saya bisa lebih belajar lagi untuk lebih bersyukur. Semoga log kecil ini bermanfaat untuk kita semua. Amin. Terima kasih Allah SWT, untuk ibu, ayah, dan segenap keluarga dan teman-teman yang selalu support dan membimbingku :)
Alhamdulillah, akhirnya semester IV yang berat telah usai. Yah, benar berat sih dalam menjalani dan menghadapinya, secara terdapat beberapa mata kuliah yang katanya sering membuat mengulang mahasiswa elektro. Tapi, tentunya ada permulaan akan ada akhir, so semester ini selesai juga. Seperti yang biasa saya lakukan pada akhir semester adalah mencoba jujur menuliskan hasil akademik di blog.
Sebetulnya, hal ini saya lakukan untuk menyadarkan diri bahwa masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari pengesetan niat, perangkaian rencana dan eksekusi . Mengapa? Karena, dalam masalah akademik seperti ini, yang merupakan penilaian dosen, bisa jadi parameter penilaian berbeda antar satu dosen dengan yang lain. Nah, dengan menuliskannya di sini, harapan saya adalah saya bisa menilai, seberapa besar nilai niat dan usaha saya dibandingkan dengan hasil yang dicapai memang telah sepadan, atau mungkin hanya kebetulan, atau hanya nilai belas kasihan dari dosen, dll. Mengapa di blog? Mungkin ada juga yang bertanya seperti itu. Tujuannya adalah memberikan contoh konkrit pada pembaca, entah baik atau buruknya nilai saya, namun insya Allah akan saya tambahi dengan kesan dan pesan untuk setiap mata kuliah dengan seobyektif mungkin sebisa saya menuangkannya. Dengan begini, ditambah dengan setiap semester saya update, maka mungkin akan nampak benang merah yang menghubungkan antara apa yang saya rasakan atau apa yang saya usahakan, ternyata berelasi positif/negatif dengan hasil yang dicapai. Sehingga pembaca bisa menggambarkan dengan mudah, pelajaran apa yang bisa diambil dari sini, jika berelasi positif apa kira-kira alasannya atau jika berelasi negatif kira-kira apa alasannya. Entah bahwa saya ini kurang usaha kek, masih kurang optimal kek, dll.
Hasil rekapitulasinya adalah:
Untuk kesan dan pesannya, akan coba saya uraikan per mata kuliah.
:: Elektronika
Untuk mata kuliah ini, jujur saya cukup menikmati kuliah bersama dengan Pak Sarwoko. Karena beliau sangat enak diajak berdiskusi tentang materi kuliah. Mungkin memang untuk sebagian orang, cara mengajar beliau agak aneh, tapi sebetulnya beliau itu sangat terbuka jika diajak diskusi.
:: Medan Elektromagnetik
Untuk mata kuliah ini, saya memang kurang suksen pada ujian pertama. Karena saya menyiapkan untuk banyak materi, eh ternyata yang keluar itu tidak semua bab. Malah banyak di gelombangnya. Nah, pas gelombangnya sih bisa, tapi yang model polarisasi gelombang, saya belum jago. Nah, tak optimal, tentulah, dan itu sepadan karena alhamdulillah ujian kedua cukup sukses.
:: Probabilitas dan Statistik
Nah, ini mata kuliah yang berkesan sekali menurut saya. Karena ada survey lapangan dan pengolahan data sendiri. Ini manstab!! Pak Dimitri memang pandai dalam meramu kuliahmenjadi menarik. Two Thumbs Up buat Pak Dim. Oh ya, kalau kawan-kawan ingin tahu bagaimana perawakan beliau, bisa disearch di YouTube dengan nama Dimitri Mahayana. Insya Allah ketemu :)
:: Sinyal dan Sistem
Ini mata kuliah yang saya anggap paling susah di semester IV ini. Sungguh, saya merasa kurang latihan. Makanya tidak dapat nilai yang optimal. Jangan dicontoh ya kawan. Karena ini contoh buruk.
:: Praktikum Elektronika
Alhamdulillah, ini praktikum berkaitan erat tentunya dengan elektronika. Pelajaran yang diberikan di kelas sungguh membantu dalam memahami aplikasi praktisnya. Paling nyambung jika dihubungkan dalan segi berpikir dan analisis rangkaian.
:: Agama dan Etika Islam
Dari mata kuliah ini, ada beberapa hal yang menarik buat saya. Salah satunya adalah, belajar untuk menghafal surat, ayat, dan arti. Yah, jujur masih sedikit sekali yang saya hapal apalagi saya ketahui. Jadi, masih butuh belajar lebih banyak lagi. Bisa jadi nilai yang terpampang tidak sesuai dengan kemampuan saya ini. Atau mungkin, parameter penilainnya yang digunakan doesn itu berbeda dengan apa yang saya perkirakan. Semangat :)
:: Matematika Teknik II
Saya suka mata kuliah ini, terlepas bagaimana cara dosen mengajar, apapun yang berhubungan dengan matematika, aku suka :)
:: Kesehatan Lingkungan
Ini mata kuliah yang sangat membantu dalam memahami begaimana saja kemungkinan masalah kesehatan lingkungan yang bisa terjadi akibat suatu proses atau kegiatan. Sehingga, hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat bisa diidentifikasi dengan baik. Sangat menarik dan menyenangkan.
Semoga dengan hasil yang seperti ini, saya bisa lebih belajar lagi untuk lebih bersyukur. Semoga log kecil ini bermanfaat untuk kita semua. Amin. Terima kasih Allah SWT, untuk ibu, ayah, dan segenap keluarga dan teman-teman yang selalu support dan membimbingku :)
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Elektronika,
Elektroteknik,
Hikmah,
Inspirasi,
STEI ITB
18 Juni 2009
Selamat untuk "The Power of Dream"
Bismillahirrohmanirrohim

Subhanallah, akhirnya Tim The Power of Dream menjadi Juara I KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia) kategori robot berkaki. Ini merupakan hasil yang menggembirakan bagi kami civitas akademik ITB umumnya dan Elektroteknik khususnya. Karena, ini adalah hasil yang insya Allah sepadan dari usaha kakak-kakak elaktro ini. Tim yang ditunggangi oleh Ardya Dipta Nandaviri, Syawaludin Rahmatullah, dan Ichwan Kurniawan ini berhasil menjadi yang terbaik di kelasnya dan menyabet pula Best Algorhytm Award. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya keberhasilan in insya Allah akan menginspirasi banyak orang di elektroteknik ITB khususnya. Mengapa? Karena dengan ini jelas bahwa kegiatan non akademik yang mendukung prestasi sangatlah bermanfaa dan inspiratif, tetapi tetap tidak mengganggu akademik. Mengapa bisa seperti itu? Karena mereka fokus dan telah menghabiskan waktu sekitar 6 bulanan untuk mempersiapkan hal ini. Ya, itulah salah satu hikmah yang bisa diambil dari keberhasilan ini. Namun, saya yakin bukan hanya tiga orang ini yang menang, tapi seluruh awak elektroteknik ITB yang telah memberikan support dan juga bantuannya kepada seluruh tim yang maju adalah penghargaan besar yang pastinya akan berimbas pada performa tim-tim yang maju mewakili elektroteknik ITB. Tepat, yaitu kebersamaan dan kekeluargaan yang membuat semua warga elektroteknik ITB merasa menang, menang dalam mempersiapkan dan bertarung dengan baik. Sungguh, bukan hanya kami, tapi tak lupa juga untuk deluruh peserta KRI-KRDI-KRSI 2009 merupakan pemenang atas usahanya dan juga sportivitas mereka. Yah, bukan masalah hasil saja kawan, tapi usaha, doa, dan kebesaran hati tuk berserah diri padaNya-lah parameternya.
Selamat untuk Tim Power of Dream yang akan mengkuti Lomba Internasional KRCI di Trinity Collage, Amerika Serikat.
Selamat untuk seluruh tim dari Elektroteknik ITB
Selamat untuk seluruh tim dari Unir Robotika ITB
Selamat untuk seluruh peserta KRI-KRCI-KRSI 2009
OK CHAMP!!!! Elektro - Elektro - Elektro!!!

Subhanallah, akhirnya Tim The Power of Dream menjadi Juara I KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia) kategori robot berkaki. Ini merupakan hasil yang menggembirakan bagi kami civitas akademik ITB umumnya dan Elektroteknik khususnya. Karena, ini adalah hasil yang insya Allah sepadan dari usaha kakak-kakak elaktro ini. Tim yang ditunggangi oleh Ardya Dipta Nandaviri, Syawaludin Rahmatullah, dan Ichwan Kurniawan ini berhasil menjadi yang terbaik di kelasnya dan menyabet pula Best Algorhytm Award. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya keberhasilan in insya Allah akan menginspirasi banyak orang di elektroteknik ITB khususnya. Mengapa? Karena dengan ini jelas bahwa kegiatan non akademik yang mendukung prestasi sangatlah bermanfaa dan inspiratif, tetapi tetap tidak mengganggu akademik. Mengapa bisa seperti itu? Karena mereka fokus dan telah menghabiskan waktu sekitar 6 bulanan untuk mempersiapkan hal ini. Ya, itulah salah satu hikmah yang bisa diambil dari keberhasilan ini. Namun, saya yakin bukan hanya tiga orang ini yang menang, tapi seluruh awak elektroteknik ITB yang telah memberikan support dan juga bantuannya kepada seluruh tim yang maju adalah penghargaan besar yang pastinya akan berimbas pada performa tim-tim yang maju mewakili elektroteknik ITB. Tepat, yaitu kebersamaan dan kekeluargaan yang membuat semua warga elektroteknik ITB merasa menang, menang dalam mempersiapkan dan bertarung dengan baik. Sungguh, bukan hanya kami, tapi tak lupa juga untuk deluruh peserta KRI-KRDI-KRSI 2009 merupakan pemenang atas usahanya dan juga sportivitas mereka. Yah, bukan masalah hasil saja kawan, tapi usaha, doa, dan kebesaran hati tuk berserah diri padaNya-lah parameternya.
Selamat untuk Tim Power of Dream yang akan mengkuti Lomba Internasional KRCI di Trinity Collage, Amerika Serikat.
Selamat untuk seluruh tim dari Elektroteknik ITB
Selamat untuk seluruh tim dari Unir Robotika ITB
Selamat untuk seluruh peserta KRI-KRCI-KRSI 2009
OK CHAMP!!!! Elektro - Elektro - Elektro!!!
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Elektroteknik,
Hikmah,
Inspirasi,
KRCI 2009,
STEI ITB
27 Januari 2009
Mata Kuliah Semester IV
Bismillahirrohmanirrohim
Ini adalah daftar mata kuliah yang Insya Allah saya ambil di semester 4 depan:
Ini adalah daftar mata kuliah yang Insya Allah saya ambil di semester 4 depan:
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Elektroteknik,
Pribadi,
STEI ITB
03 Januari 2009
Lulus Rangkaian Elektrik tanpa UAS
Bismillahirrohmanirrohim
Alhamdulillah, setelah melihat pengumuman, saya tidak termasuk yang disarankan ikut ujian semester Rangkaian Elektrik. Berarti, minimal nilai grade saya sudah B. Namun, harapan saya emoga nilai saya berada di grade A. Amin :). Informasi mengenai yang disarankan mengikuti UAS dapat dilihat di link berikut http://s.itb.ac.id/~ardianto_s/re . Terima kasih buat yang dah upload pengumumannya. Jadi bisa diakses dari mana aja selama ada sambungan internet. Nah, sekarang target selanjutnya adalah Sistem Digital dan Struktur Diskrit. Teman-teman, mohon doanya ya, semoga ujian yang tinggal 2 buah lagi ini bisa saya lewati dengan baik dan lancar. Semoga untuk mata kulaih tersebut dan yang lainnya, saya bisa dapat grade A. Amin :) Terima kasih teman-teman atas supportnya.
Salam
Alhamdulillah, setelah melihat pengumuman, saya tidak termasuk yang disarankan ikut ujian semester Rangkaian Elektrik. Berarti, minimal nilai grade saya sudah B. Namun, harapan saya emoga nilai saya berada di grade A. Amin :). Informasi mengenai yang disarankan mengikuti UAS dapat dilihat di link berikut http://s.itb.ac.id/~ardianto_s/re . Terima kasih buat yang dah upload pengumumannya. Jadi bisa diakses dari mana aja selama ada sambungan internet. Nah, sekarang target selanjutnya adalah Sistem Digital dan Struktur Diskrit. Teman-teman, mohon doanya ya, semoga ujian yang tinggal 2 buah lagi ini bisa saya lewati dengan baik dan lancar. Semoga untuk mata kulaih tersebut dan yang lainnya, saya bisa dapat grade A. Amin :) Terima kasih teman-teman atas supportnya.
Salam
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Hikmah,
Inspirasi,
Jalan-Jalan,
Kampus ITB,
Pribadi,
Refreshing,
STEI ITB
27 Desember 2008
Nilai Praktikum EL2193 & EL2195
Bismillahirrohmanirrohim
Praktikum/Nilai Praktikum/Nilai BCL
:: Praktikum Sistem Digital EL2195
I / 85 / 68,4
II / 82 / 95
III / 86 / 81
IV / 81 / 80
V / 83 / 100
VI / 65 / 95
:: Praktikum Rangkaian Elektrik EL2193
I / 82 / 85,5
II / 85 / 90,25
III / 75 / 90
IV / 83 / 90,25
V / 82 / 95
VI / 85 / 85,5
Lagi-lagi update nilai nih, agar saya sadar diri bahwa betapa kecilnya diri ini. Malu juga jika dibandingin ma nilai teman-teman yang bagus-bagus itu. Yah, biar saya lebih mawas diri n sadar aja biar tidak malas. Semoga saya segera berbenah. Amin
Praktikum/Nilai Praktikum/Nilai BCL
:: Praktikum Sistem Digital EL2195
I / 85 / 68,4
II / 82 / 95
III / 86 / 81
IV / 81 / 80
V / 83 / 100
VI / 65 / 95
:: Praktikum Rangkaian Elektrik EL2193
I / 82 / 85,5
II / 85 / 90,25
III / 75 / 90
IV / 83 / 90,25
V / 82 / 95
VI / 85 / 85,5
Nilai grade final belum keluar sih. Saya hanya bisa pasrah, semoga Allah memberikan yang terbaik. Amin. Doakan juga yah teman-teman. Udah dulu ya, saya mau nerusin bikin tugas besar IF2030 - The Simulation Job, belum kelar-kelar nih. Doakan juga biar segera kelar dengan lancar dan baik yah. Amin..
*BCL: Buku Catatan Laboratorium
*BCL: Buku Catatan Laboratorium
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Elektroteknik,
Kontemplasi,
Pribadi,
STEI ITB
02 November 2008
Beberapa Hari Ini...
Setelah melewati hampir seluruh UTS di semester 3 ini, alhamdulillah cukup puas dengan usaha yang telah saya lakukan. Ya, memang hasilnya belum keluar tapi Insya Allah saya sudah mencoba tuk tawakkal dn ikhlas dengan apapun hasilnya nanti. Nah, sekarang saya ingin bercerita tentang beberapa pandangan saya tentang UTS yang saya lakukan. Maksudnya, secara pribadi pendapat saya tentang kemungkinan dan harapan hasil yang saya dapatkan ketika nilainya telah keluar.
# Struktur Diskrit
Untuk hasil struktur diskrit, nampaknya ada kesalahan pada sebuah poin pertanyaan. Saya melakukan cara yang "salah", untuk mengingat cara yang "benar". Maksudnya, pada ujian ini, ada soal yang menurut saya pernah dibahas dengan dosen. Hanya sekelebat aja, nah pas waktu itu saya tidak konsen. Lucu juga, ketika kita tidak konsen, banyak hal terlewat begitu saja. Padahal, setiap kuliah, mencoba konsentrasi penuh itu susah. Oleh sebab itu, saya melihat ketika suatu masalah yang dibahas nampaknya bisa diselesaikan dengan mudah dan ketika itu pula saya lagi kendur konsentrasinya, alhamdulillah justru biasanya itu yang keluar satu nomer. Lucu ya, astaghfirullah. Yah, 100% meleset. Tapi, harapan saya nilainya masih baik, yaitu A. Amin...
# Algoritma dan Struktur Data
Nah, ujian yang satu ini nampaknya yang paling parah. Ada 4 nomor; 1 (a, b); 2; 3; 4 (a,b,c). Nah, saya tidak mengerjakan 3 poin, yaitu 1b, 4a, dan 4b. Semoga hasilnya masih bagus. Amin... benar-benar menyedihkan. :(
# Pancasila dan Kewarganegaraan
Ujian yang satu ini, paling aneh. UTSnya adalah tugas membuat semacam makalah yang nantinya dipresentasikan. Yang mempresentasikan adalah ketua kelompoknya saja. Oleh sebab itu, makanya terlihat aneh. Semoga hasilnya bisa memuaskan, yaitu A. Amin...
# Matematika Teknik
Uian yang ini, kuharapkan bisa 100% optimal. Doakan yah teman-teman, semoga adapat A. Amin...
# Sistem Digital
Ujian ini, ada poin yang tidak bisa, yaitu pada soal perancangan desain fungsi yang mengunakan gerbang NAND saja dan NOR saja. Poin tersebut salah. Semoga yang lainnya benar dan alhamdulillah ada bonusnya :). Semoga A. Amin...
# Kuliah Praktikum RE
Ujian yang ini sangat hancur. Walaupun bobotnya 5%, namun soalnya sangat membingungkan. Terutama jika waktu praktikum tidak awas. Maksudnya adalah, teknisnyalah yang ditanyakan di ujian ini, dan harus detil. Menantang. Nampaknya setelah dibahas, saya hanya benar 3 nomor dari 8 total nomornya. Astaghfirullah :(
# Rangkaian Elektrik
Nah, ujian yang ini selesai kemarin. Ada 6 soal dan harus dipilih 4 saja. Pada fase pertama mengerjakan, alhamdulillah 4 soal tersebut selesai dalam kurang dari setengah dari total waktu yang diberikan. Alhamdulillah, tinggal cek dan teliti lagi, anganku. Saya meneliti dengan hati-hati sehingga banyak memakan waktu. Soal yang kukerjakan adalah nomor 1, 3, 4, dan 6. Ktika sampai di nomor 6, saya mengganti beberapa poin hingga tuntas. Alhamdulillah, selesai tepat ketika dikumpulkan. Awalnya, berharap dapat 100% optimal. Tapi, setelah cek dengan teman-teman, ada yang berbeda. Parahnya tuh di nomor satu. Yang paling gampang bagiku. Kalo pingin tahu apa itu, saya ceritakan...
di rumus yang digunakan di teorema tellegen bagian load powernya anggap saja dimisalkan begini
P = V . I
Yang saya lakukan adalah
P = V . I
karena I tidak ada, maka persamaannya saya ubah menjadi
P = V . I = V^2/R
Pada latihan-latihan, saya biasanya menemukan nilai I telah ada dan tinggal disubstitusikan. Gara-gara tidak ada saya punya pikiran (entah kenapa) langsung menjadi seperti itu, tidak berpikir yang lain. Saya hanya berpikir, jika rumusnya sama, maka akan menghasilkan nilai yang sama pula.
sehingga, perubahan ketika penyilangan variabel dilakukan menjadi demikian
V^2/R menjadi Vx^2/R
Sekarang, perhatikan yang teman-teman saya lakukan
P = V . I
Persamaan disilangkan dahulu
V . I menjadi Vx . I
karena I tidak ada, maka persamaannya saya ubah menjadi
Vx . I = Vx . (V/I)
Nah, dari langkah sini terlihatlah perbedaannya antara langkah saya dengan teman-teman saya. Hmmm... padahal saya sudah mencoba tuk teliti. Nampaknya Allah belum mengijinkan saya mendapat nilai sempurna untuk RE. Semoga saja nomor lainnya benar, amin. Tapi, tetap menyiapkan mental jika hasil tidak sesuai harapan. Astaghfirullah...
# Kuliah Praktikum SisDig (soon)
Semoga lancar dan hasilnya baik. Amin...
# Struktur Diskrit
Untuk hasil struktur diskrit, nampaknya ada kesalahan pada sebuah poin pertanyaan. Saya melakukan cara yang "salah", untuk mengingat cara yang "benar". Maksudnya, pada ujian ini, ada soal yang menurut saya pernah dibahas dengan dosen. Hanya sekelebat aja, nah pas waktu itu saya tidak konsen. Lucu juga, ketika kita tidak konsen, banyak hal terlewat begitu saja. Padahal, setiap kuliah, mencoba konsentrasi penuh itu susah. Oleh sebab itu, saya melihat ketika suatu masalah yang dibahas nampaknya bisa diselesaikan dengan mudah dan ketika itu pula saya lagi kendur konsentrasinya, alhamdulillah justru biasanya itu yang keluar satu nomer. Lucu ya, astaghfirullah. Yah, 100% meleset. Tapi, harapan saya nilainya masih baik, yaitu A. Amin...
# Algoritma dan Struktur Data
Nah, ujian yang satu ini nampaknya yang paling parah. Ada 4 nomor; 1 (a, b); 2; 3; 4 (a,b,c). Nah, saya tidak mengerjakan 3 poin, yaitu 1b, 4a, dan 4b. Semoga hasilnya masih bagus. Amin... benar-benar menyedihkan. :(
# Pancasila dan Kewarganegaraan
Ujian yang satu ini, paling aneh. UTSnya adalah tugas membuat semacam makalah yang nantinya dipresentasikan. Yang mempresentasikan adalah ketua kelompoknya saja. Oleh sebab itu, makanya terlihat aneh. Semoga hasilnya bisa memuaskan, yaitu A. Amin...
# Matematika Teknik
Uian yang ini, kuharapkan bisa 100% optimal. Doakan yah teman-teman, semoga adapat A. Amin...
# Sistem Digital
Ujian ini, ada poin yang tidak bisa, yaitu pada soal perancangan desain fungsi yang mengunakan gerbang NAND saja dan NOR saja. Poin tersebut salah. Semoga yang lainnya benar dan alhamdulillah ada bonusnya :). Semoga A. Amin...
# Kuliah Praktikum RE
Ujian yang ini sangat hancur. Walaupun bobotnya 5%, namun soalnya sangat membingungkan. Terutama jika waktu praktikum tidak awas. Maksudnya adalah, teknisnyalah yang ditanyakan di ujian ini, dan harus detil. Menantang. Nampaknya setelah dibahas, saya hanya benar 3 nomor dari 8 total nomornya. Astaghfirullah :(
# Rangkaian Elektrik
Nah, ujian yang ini selesai kemarin. Ada 6 soal dan harus dipilih 4 saja. Pada fase pertama mengerjakan, alhamdulillah 4 soal tersebut selesai dalam kurang dari setengah dari total waktu yang diberikan. Alhamdulillah, tinggal cek dan teliti lagi, anganku. Saya meneliti dengan hati-hati sehingga banyak memakan waktu. Soal yang kukerjakan adalah nomor 1, 3, 4, dan 6. Ktika sampai di nomor 6, saya mengganti beberapa poin hingga tuntas. Alhamdulillah, selesai tepat ketika dikumpulkan. Awalnya, berharap dapat 100% optimal. Tapi, setelah cek dengan teman-teman, ada yang berbeda. Parahnya tuh di nomor satu. Yang paling gampang bagiku. Kalo pingin tahu apa itu, saya ceritakan...
di rumus yang digunakan di teorema tellegen bagian load powernya anggap saja dimisalkan begini
P = V . I
Yang saya lakukan adalah
P = V . I
karena I tidak ada, maka persamaannya saya ubah menjadi
P = V . I = V^2/R
Pada latihan-latihan, saya biasanya menemukan nilai I telah ada dan tinggal disubstitusikan. Gara-gara tidak ada saya punya pikiran (entah kenapa) langsung menjadi seperti itu, tidak berpikir yang lain. Saya hanya berpikir, jika rumusnya sama, maka akan menghasilkan nilai yang sama pula.
sehingga, perubahan ketika penyilangan variabel dilakukan menjadi demikian
V^2/R menjadi Vx^2/R
Sekarang, perhatikan yang teman-teman saya lakukan
P = V . I
Persamaan disilangkan dahulu
V . I menjadi Vx . I
karena I tidak ada, maka persamaannya saya ubah menjadi
Vx . I = Vx . (V/I)
Nah, dari langkah sini terlihatlah perbedaannya antara langkah saya dengan teman-teman saya. Hmmm... padahal saya sudah mencoba tuk teliti. Nampaknya Allah belum mengijinkan saya mendapat nilai sempurna untuk RE. Semoga saja nomor lainnya benar, amin. Tapi, tetap menyiapkan mental jika hasil tidak sesuai harapan. Astaghfirullah...
# Kuliah Praktikum SisDig (soon)
Semoga lancar dan hasilnya baik. Amin...
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Elektroteknik,
Istighfar,
Kontemplasi,
Pribadi,
STEI ITB
15 September 2008
Apa Saya Tertarik Ya?
Ehm... ehm... Dari perjumpaan pertama di ruang praktikum Lab 4, saya merasa senang bertemu "dia". Praktikum kedua pun ketemu lagi dan saya semakin senang bertemu dengannya. Apakah saya tertarik dengan "dia" ya? Yah, semoga algoritmanya juga benar. Amin hehehe997x 
Meluruskan tulisan saya di atas, maksud saya adalah tertarik dengan bahasa C. Selama praktikum bahasa C, saya merasa enjoy. Hal yang tidak saya jarang saya temukan ketika memakai bahasa Pascal. Dahulu, praktikum IF tidak terlalu semangat, (kecuali ketika memakai LISP) tapi Insya Allah untuk ke depannya saya lebih semangat dan memahami materi dengan baik. Amin...
Additional:
! = tidak
kapan-kapan, mungkin saya akan memakai notasi ini jika menyatakan "tidak", hehehe997x
Meluruskan tulisan saya di atas, maksud saya adalah tertarik dengan bahasa C. Selama praktikum bahasa C, saya merasa enjoy. Hal yang tidak saya jarang saya temukan ketika memakai bahasa Pascal. Dahulu, praktikum IF tidak terlalu semangat, (kecuali ketika memakai LISP) tapi Insya Allah untuk ke depannya saya lebih semangat dan memahami materi dengan baik. Amin...
Additional:
! = tidak
kapan-kapan, mungkin saya akan memakai notasi ini jika menyatakan "tidak", hehehe997x
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Pribadi,
Refreshing,
STEI ITB
14 September 2008
Ta'lim Ramadhan + Buka Bersama MSTEI
Acara Ta'lim Ramadhan + Buka Bersama MSTEI is coming soon. Acara ini adalah rangkaian dari acara Penyambutan Mahasiswa Baru dan Ramadhan 1429H MSTEI yang insya Allah akan dilaksanakan dengan spec:
- Tema Ta'lim: Islamphobia
- Pembicara: Kang Zahir (UPI) :: Delegasi Indonesia ke Konferensi Islam Dunia di Cairo tentang Islamphobia
- Target peserta: Muslim STEI, angkatan 2008 ke atas (prioritas sih ke 2008) : )p /*punten semua*/
- Hari, Tanggal: Selasa, 16 September 2008M
- Waktu: 16.25WIB - maghrib
- Tempat: Selasar Labtek V lt.2
- Acara: Ta'lim dan Buka Bersama
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Amanah,
Dakwah,
Gamais ITB,
Kampus ITB,
MSTEI ITB,
PMBR,
Pribadi,
STEI ITB
11 September 2008
Wajah Baru "Gerbang" Akun ITB (featuring Zimbra)
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Informasi Umum,
Kampus ITB,
Refreshing,
STEI ITB
04 September 2008
KPK di Kuliah PKn
Kemarin hari Rabu, 3 September 2008, ada kuliah spesial. Tepatnya kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan. Pada kesempatan ini, diundanglah Wakil Ketua KPK Indonesia, bapak Mochammad Jasin. Beliau diundang untuk memberikan kuliah bersama tentang KPK pada khususnya dan korupsi di Indonesia pada umumnya. Mungkin, pada kesempatan lainnya akan saya coba publikasikan slide kuliah dari KPK. Sekarang, hanya ingin menginformasikan saja, minimal nge-blog sedikit setelah beberapa hari tak nulis di blog.
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Informasi Umum,
Kampus ITB,
STEI ITB
30 Agustus 2008
Menjadi Anggota Biasa HME ITB
Alhamdulillah,,,Akhirnya menjadi Anggota Biasa HME. Setelah sekitar lebih dari sebulan menjalani seleksi dalam Masa Bina Cinta 2008 yang berakhir tadi sore. Hmmm... Harus segera berbenah dan mawas diri. Melaksanakan kewajiban-kewajiban sebagai manusia umumnya, dan peran-peran yang lain khususnya. Memang saya tidak berniat menjelaskan panjang lebar di sini. Yang jelas, Insya Allah saya akan coba berjuang sebaik munkin. Terima kasih buat teman-teman semua yang telah membantu saya hingga saat ini. Maafkan kesalahan-kesalahan saya selama ini. Yang jelas, Insya Allah tidak ada kesalahan yang saya perbuat dengan kesengajaan. Mari kita kembali introspeksi diri, mawas akan potensi dan kelemahan diri. Lakukan sesempurna mungkin dengan seala ketidaksempurnaan dan keterbatasan kemampuan kita. Hidup di dunia ini pendek kawan. Isilah hidup di dunia ini dengan ibadah. Apapun bentuknya. Mari kembali luruskan niat dan bulatkan tekad. Karena tidak ada kemuliaan tanpa pengorbanan dan kerja keras. Allahu a'lam
*NB: Terima kasih buat kang Qoshda Tazaka EL'06 yang bersedia meminjamkan jaket himpunannya untuk saya bawa dalam beberapa waktu dekat ini.
24 Agustus 2008
Taujih Motivasi PMBR MSTEI
Alhamdulillahirobbil'alamin
Akhirnya, satu acara pengenalan MSTEI, kehidupan keislaman, dan kehidupan kuliah di ITB selesai dengan lancar. Tadi, pembicara yang kami undang adalah kang Rendy Saputra owner NATC (Nayla Azhar Tutorial Club). Acara dilaksanakan hari ini mulai pukul 09.00WIB hingga dzuhur. Sebagai kepala PMBR kali ini, saya mengucapkan terima kasih, jazakumullah khairin katsira kepada:
- Adik-adik STEI 2008 yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam acara ini. Semoga acara ini bisa membuka cakrawala berpikir kita, terutama adil-adil 2008 akan pentingnya strategi dan perencanaan hidup. Amin.
- Seluruh staf PMBR MSTEI, terutama yang telah bekerja sepenuh hati membantu terlaksanakannya dan suksesnya acara ini. Semoga amal ibadah kita diterima Allah sebagai amal jariyah yang tak terputus-putus. Amin.
- Khusus buat kang Rendy Saputra, yang bersedia meluangkan waktunya untuk membina kami. Semoga diberikan selalu keberkahan dalam keluarga antum. Amin.
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Dakwah,
Gamais ITB,
Kampus ITB,
MSTEI ITB,
PMBR,
Pribadi,
STEI ITB
21 Agustus 2008
Allah Tidak Akan Memberikan Cobaan Melebihi Batas Kemampuan HambaNya
Hari ini, saya bagai rocketman.
Mengapa?
Mulai dari jam 08.00 WIB sampai 21.00 WIB, saya aktif secara fisik dan pikiran. Terutama pikiran, tanpa jeda bekerja keras hari ini. Disamping kewajiban, ada pula tuntutan yang saya berikan pada diri sendiri. Secara kronologis peserti ini:
**terima kasih untuk M. Musyafa', M. Zamroni, Zaki Anshary, Toko Anam, dll
Mengapa?
Mulai dari jam 08.00 WIB sampai 21.00 WIB, saya aktif secara fisik dan pikiran. Terutama pikiran, tanpa jeda bekerja keras hari ini. Disamping kewajiban, ada pula tuntutan yang saya berikan pada diri sendiri. Secara kronologis peserti ini:
- Pukul 08.00 WIB, saya menyelesaikan urusan dengan STEI. Yaitu masalah proposal acara PMBR MSTEI 1429H. Beberapa tugas lain telah saya berikan tanggungjawabya kepada sebagian orang. Mengapa? Karena, harapanku kerja cepat akan berhasil dilaksanakan dengan sistematis. Bagian ke TU STEI sendiri juga aku pegang dengan mobilitas tinggi, pergi kesana-kemari dengan penuh semangat.
- Berhubung mendapatkan info bahwa Lab IF belum ada jadwal untuk EL, maka saya semakin konsentrasi menyelesaikan PMBR. Alhamdulillah, urusan ke STEI beres. Tapi, tiba-tba mendapatkan info, NIM-Tag harus selesai hingga maksimal pukul 15.00 di hari yang sama. Akhirnya aku langsung pulang mengambil NIM-Uag yang sudah kupersiapkan sejak seminggu lebih yang lalu.
- Ketika hendak meminta penilaian ke HME, saya minta tolong teman untuk diukakan NIM-Tag tersebut ke tangan saya, lalu eh jatuh. Lansung putuslah salah satu sambungan batereinya. Lalu ditolaklah demo saya. Bersamaan dengan itu, saya mendapat SMS kalau ada Praktikum di IF. Saya sontak lari, lalu di tengah perjalanan, saya merasa HP saya tetinggal, lau saya balik lagi ke HME. Berlali pula, untuk menyingkat waktu sehingga itdak telat praktikum. Karena, telat berarti tidak ikut (kekhawatiranku). Lalu dalam pelarian ke Lab IF, saya bertemu Musyafa dan minta tolong membetulkan solderan yang lepas. Saya langsung meluncur lagi ke Lab IF.
- Di tengah-tengah praktikum, saya baru sadar bahwa kacamata saya hilang. Praktikum pun tak bisa konsentrasi. Aku hanya bisa terus berdoa agar bisa ditemukan. Maklum, belum punya uang yang cukup untuk mengganti.
- Setelah praktikum, saya ke kelas Algoritma dan Struktur Data lalu Sistem Digital, nah dua-duanya satacuma mengandalkan pendengaran dan tanya teman, maklum tak pakai kacamata. Pkiran bertambah pula setelah Musyafa memberikan NIM-Tagku, lega menghampiri. Tapi, ternyata seven segments-nya rusak. Astaghfirullah. Saya semakin berusaha berpikir keras mencari jalan keluar.
- Setelah selesai dengan kuliah, saya mencoba mencari mas Bintang buat konfurmasi tugas. Ternyata, maksimal jam 8 malam. Saya kaget karena tidak sesuai info awal. Katanya jam 3 sore, koq jam 8 malam? Kan tadi aku tak perlu tergopoh-gopoh. Mengapa selalu ada info yang simpang-siur? Mengapa yang tidak tahu selalu ikut bicara tak jelas yang membuat info yang salah? Atau mungkin saja dari si pembuat info yang kurang tegas. Tapi, minimal kacamataku kutemukan dengan utuh. Langsung saya sujud syukur di tempat, sampai-sampai temanku, Tari tanya "lo gak pa pa kan mad?". Alhamdulillah, yang ada di pikiranku adalah syukur, aku tak sampai butuh uang lebih untuk beli yang baru. (Maklum, baru bayar kos)
- Akhirnya aku pun langsung pinjam motor teman tuk meluncur ke Anam. Membeli piranti-piranti yan dibutuhkan. Apalagi telah menjelang Maghrib. Setelah tu, langsung ke kos dan mengerjakan setelah sholat. Dalam pengerjaan tersebut, kucoba untuk selalu berikhtiar dengan baik dan berdoa. Karena, di samping itu pula emosi sedang berkecamuk untuk bisa amanah memegang komitmen jam 20.00WIB, keterbatasan kemampuan, keterbatasan fasilitas (pas lampu kamar yang terang sedang mati pula), dll Alhamdulillah, pukul 19.55 selesai dan bisa pergi demo ke panitia MBC lagi dan berhasil.
- ALHAMDULILLAH semua masalah beres.
**terima kasih untuk M. Musyafa', M. Zamroni, Zaki Anshary, Toko Anam, dll
ya Allah,
aku semakin yakin
nampak tak mungkin di mataku
namun bagi Engkau, tak ada yang tak mungkin
Engkau tak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambaMu
An Nisa ayat 45 mengajarkan bahwa cukuplah Allah menjadi pelindung dan penolong kita.
Al Baqoroh ayat 186 mengajarkan bahwa akan dikabulkan semua doa jika doa itu hanya ditujukan kepada Allah.
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Amanah,
Dakwah,
Gamais ITB,
Inspirasi,
Istighfar,
MSTEI ITB,
PMBR,
Pribadi,
STEI ITB
15 Agustus 2008
05 Agustus 2008
Antara Teknik Kendali dengan Teknik Elektronika
Sebelumnya, jika saya ditanya masalah keinginan masuk subjurusan Elektro, dengan tegas saya jawab kalau bukan Teknik Kendali, ya Elka (Elektronika), atau Power (Teknik Tenaga Elektrik). Nah, setelah menyelami lagi semua subjurusan di Elektro, saya merenung sembari berpikir. Alhamdulillah, 3 pilihan saya sebelumnya berhasil saya reduksi menjadi 2 pilihan saja. Yaitu, antara Teknik Kendali dengan Teknik Elektronika.
Sebagai gambaran umum tentang kedua profil subjurusan tersebut, saya akan coba kupas sedikit. Untuk Teknik Kendali, keahlian ke arah pengendalian, pemrosesan, dan persiapan distribusi sebuah informasi. Berkembang ke arah robotika dan governing system. Untuk Teknik Elektronika, keahlian ke arah ilmu, pembuatan, dan pengembangan piranti elektronika, desain IC, dll. Yang populernya menggunakan istilah embedded. Nanoteknologi pun tidak lepas dari keahlian ini. Yah, sebetulnya saya juga ingin memperjelas bahwa ilmu pengetahuan tidak terpisah dan soliter tetapi beririsan dan hanya berbeda masalah penitikberatan ilmu. Maka, apapun pilihannya, selama bisa dipertanggungjawabkan kepada Allah, Insya Allah berkah.
Semoga pilihanku berkah. Amin
Sebagai gambaran umum tentang kedua profil subjurusan tersebut, saya akan coba kupas sedikit. Untuk Teknik Kendali, keahlian ke arah pengendalian, pemrosesan, dan persiapan distribusi sebuah informasi. Berkembang ke arah robotika dan governing system. Untuk Teknik Elektronika, keahlian ke arah ilmu, pembuatan, dan pengembangan piranti elektronika, desain IC, dll. Yang populernya menggunakan istilah embedded. Nanoteknologi pun tidak lepas dari keahlian ini. Yah, sebetulnya saya juga ingin memperjelas bahwa ilmu pengetahuan tidak terpisah dan soliter tetapi beririsan dan hanya berbeda masalah penitikberatan ilmu. Maka, apapun pilihannya, selama bisa dipertanggungjawabkan kepada Allah, Insya Allah berkah.
Semoga pilihanku berkah. Amin
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Akademik,
Elektroteknik,
Kampus ITB,
Kontemplasi,
Pribadi,
STEI ITB
21 Juli 2008
Tim Antarmuka, Informatika ITB, Juara Dunia Rural Innovation Imagine Cup 2008 :: Selamat ::
Yah, sebagai tetangga dekat anak Informatika (satu sekolah bernama STEI), sudah sepatutnya saya yang notabene anak Elektroteknik juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Tim Antarmuka. Seperti yang telah diketahui bersama, tim ini berhasil menjadi Juara Dunia Imagine Cup 2008. Tim ini berhasil menyabet kemenangan dalam lomba yang diadakan oleh Microsoft pada kategori Rural Innovation. Secara singkat, proyek yang tim ini angkat adalah pengolahan data seputar info kerusakan lingkungan yang dikirim via Handphone, iPod, dll ke pihak yang berwenang dalam penanggulangan masalah lingkungan tersebut. Dengan metode ini, birokrasi yang sedemikian ribet bisa dipangkas dengan cepat dan tepat. Yanh, sangat inovatif, imajinatif, dan inspiratif bagi saya. Wah, dengan ini aku semakin semangat untuk belajar :) apalagi, di tahun yang sama pula, entah bulan apa saya lupa tepatnya, Tim Garuda Parahyangan dari Elektroteknik ITB juga berhasil menjadi Juara Dunia IC Design Competition. Bahkan, di kompetisi IC Design ini, 2 tim dari Elektroteknik ITB berhasil menyabet juara I dan II. Hebat!!!
Berita selengkapnya tentang Imagine Cup 2008 ada di 3 situs ini:
Berita selengkapnya tentang Imagine Cup 2008 ada di 3 situs ini:
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Elektroteknik,
IC Design Competition,
Informasi Umum,
Informatika,
Inspirasi,
Juara Dunia,
Pengumuman,
STEI ITB
19 Juli 2008
Acara Wisudaan Pertama
Tadi pagi sampai sore, teman-teman ITB menyambut wisuda bulan ini dengan meriah. Ini adalah pengalaman pertamaku dalam acara wisuda. Ada beberapa hal-hal baru yang aku dapatkan. Sebagian bersifat positif, sebagian lagi bersifat negatif. Yah, tapi aku tak berniat menjabarkan itu semua. Apalagi, disertai dengan prosentase positif-negatif yang ada. Yang ingin kubagikan adalah kronologinya saja.
Nb: Waktu perang air, aku tidak terlalu aktif ikut, hanya 3x tembakan. Sempat pula aku terkena lemparan tepat di mata kananku. Alhasil, kacamataku collapse dan terlempar sampai sekitar 1,5 m. Alhamdulillah tidak rusak
- Persiapan di HME
- Persiapan di Sabuga (Sasana Budaya Ganesha)
- Pengarakan wisudawan dari Sabuga - Jalan Tamansari - Gerbang Ganesha
- Penampilan dari tim performance di Gerbang Ganesha
- Penyetruman wisudawan
- Perang air antara wisudawan dan tim HME
- Bersih-bersih sampah (tiba-tiba dibantu oleh Kang Fadholly, mantan kepala HME, katanya sih gara-gara aku bersih-bersih sendirian yang bagian labtek VIII :: momen itu kujadikan kesempatan tanya-tanya tentang proyek palapa, kan beliau salah satu pencetus proyek palapa ::)
- Evaluasi
Nb: Waktu perang air, aku tidak terlalu aktif ikut, hanya 3x tembakan. Sempat pula aku terkena lemparan tepat di mata kananku. Alhasil, kacamataku collapse dan terlempar sampai sekitar 1,5 m. Alhamdulillah tidak rusak
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Pengamatan,
STEI ITB,
Tim Palapa,
Wisuda
Langganan:
Postingan (Atom)
Recent Comments
Powered by Blogger Widgets


