19 November 2014
Mengikuti Konferensi IC3INA 2014
25 September 2014
IEEE SSCS Electronics Design Contest 2014 - Indonesia Chapter
15 Agustus 2014
Berencana Mengikuti Konferensi IC3INA 2014
بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
Konferensi yang ingin saya ikuti kali ini adalah The 2014 International Conference on Computer, Control, Informatics, and Its Application (IC3INA 2014). Acara ini diorganisasikan oleh LIPI dan akan diadakan di Hotel Aston Tropicana Bandung, Indonesia pada tanggal 21-23 Oktober 2014. Alasan mengapa ingin ikut di sini adalah : (1) IEEE indexed dan (2) lokasi dekat, sehingga tidak banyak membuang waktu, hehehe.
Alhamdulillah, setelah direview, dinilai baik "good" dan sekarang sedang saya siapkan Camera Ready Version-nya. Semoga bermanfaat. Aamiin.
17 Mei 2014
Berencana Mengikuti Seminar FORTEI 2014
بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
Maka, kami submit paper tadi ke sana dan tinggal menunggu, diterima ataukah tidak. Berikut adalah judul dan abstraknya.
Alhamdulillah, setelah di review, paper ini diterima untuk dipresentasikan di Seminar FORTEI 2014. Tinggal menunggu hari dan jam berapa jadwal presentasinya. Semoga bermanfaat, aamiin ...
06 April 2014
Berencana Mengikuti Konferensi ICoICT 2014
Alhamdulillah, setelah direview oleh reviewer, langsung diterima dengan beberapa kritik dan saran tentunya. Untuk kali ini, paper yang saya buat adalah tentang topik yang sudah cukup mature di dunia data error control, yaitu Viterbi Algorithm. Apa itu Viterbi Algorithm, bisa dibaca di link ini yah hehehe. Intinya adalah, data yang dikirim oleh seseorang, akan dikodekan dengan suatu metode convolutional encoding. Hasilnya, biasa disebut dengan istilah codeword. Codeword ini berisi data asli dengan data redundannya, sehingga ketika ditransmisikan dan terjadi error selama transmisi, diharapkan data asli bisa direkonstruksi ulang menjadi data yang benar. Saya coba menawarkan desain VLSI yang sederhana dan configurable sehingga mudah dimodifikasi untuk berbagai ukuran traceback.
21 Oktober 2013
STM32F4 Discovery Project : Ethernet-Based Gaming Joystick
بسم الله الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
15 Juni 2013
Mengikuti ICISS 2013
Keywords— Novel square root algorithm; iterative calculation; fixed-point; simple; low complexity; resource-efficient
Keywords— Parallel sorter; VLSI design; low complexity; modified PCM algorithm, Batcher’s odd-even mergesort
19 Desember 2012
Alhamdulillah, Karya Jurnal Internasional Pertama
Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Rella Mareta, Nurfitri Anbarsanti & Trio Adiono
IC Design Laboratory, Electrical Engineering, School of Electrical Engineering and Informatics, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Email: rachmadvidyawp{at}students.itb.ac.id, rachavidyawp{at}gmail.com
Abstract. In the literature, several approaches of designing a DCT/IDCT-based image compression system have been proposed. In this paper, we present a new RTL design approach with as main focus developing a DCT/IDCT-based image compression architecture using a self-created algorithm. This algorithm can efficiently minimize the amount of shifter-adders to substitute multipliers. We call this new algorithm the multiplication from Common Binary Expression (mCBE) Algorithm. Besides this algorithm, we propose alternative quantization numbers, which can be implemented simply as shifters in digital hardware. Mostly, these numbers can retain a good compressed-image quality compared to JPEG recommendations. These ideas lead to our design being small in circuit area, multiplierless, and low in complexity. The proposed 8-point 1D-DCT design has only six stages, while the 8-point 1D-IDCT design has only seven stages (one stage being defined as equal to the delay of one shifter or 2-input adder). By using the pipelining method, we can achieve a high-speed architecture with latency as a trade-off consideration. The design has been synthesized and can reach a speed of up to 1.41ns critical path delay (709.22MHz).
Keywords: DCT/IDCT architecture; low complexity; mCBE Algorithm; multiplierless; a new RTL design approach
23 Juli 2012
Mainan Bulan Juli
30 April 2012
Open House KK Elektronika ITB : "Enabling Technology with Electronics"
Kegiatan Open House KK Elektronika STEI ITB ini ditujukan bagi mahasiswa STEI ITB, khususnya yang telah berada pada tingkat awal Teknik Elektro ITB, dalam rangka memperkenalkan bidang elektronika di Indonesia. Tujuan acara ini adalah untuk menumbuhkan minat mahasiswa Teknik Elektro ITB untuk mengembangkan teknologi di bidang elektronika. Secara garis besar acara ini dibagi menjadi tiga sesi, yaitu:
General Lecture: Prof. Fire Tomohisa Wada (Vice President of IT Strategy, University of The Ryukyus, Japan)
2nd SESSION
Discussion Forum :
"Peluang dan Tantangan Bidang Profesi Elektronika dalam Memperkuat Daya Saing Industri ICT, Consumer Goods, Transportasi, dan Pertahanan Keamanan"
Moderator: Budi Rahardjo, Ph.D, Dr. Ir. Mervin T. Hutabarat, M.Sc
3rd SESSION
Electronics Exhibition
Partisipan: HME, Lab/RG di Elektronika, PT. HARIFF, PT. CMI, PT. LEN, PT. ELDA
16 April 2012
SITIA 2012 - Beberapa Paper dari ITB
Hanya ingin menulis setelah lama tak menulis di blog :).
Masih dari SITIA 2012, berikut paper dari ITB yang menjadi partisipan:
Near Field Communication (NFC) Protocol Using Tag for Secure Mobile Payment. Emir Husni, Kuspriyanto, Noor Cholis Basjaruddi, Tito Purboyo, Sugeng Purwantoro, Huda Ubaya. School of Electrical Engineering and Informatics - Institut Teknologi Bandung.
Pengembangan Algoritma Enkripsi Selektif Citra dalam Ranah Spasial dengan Mode CBC-like Berbasiskan Chaos. Rinaldi Munir. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - ITB.
Pengkodean Citra Retina Warna Optimal berbasis Entropi. Agung W. Setiawan, Andriyan B. Suksmono, Tati R. Mengko, Oerip S. Santoso. KK Teknik Biomedika - STEI - ITB.
Reconfiguration of OpenSPARC T1 8-Cores Processor to Low-Cost Single-Core Processor. Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Trio Adiono. Electrical Engineering - Institut Teknologi Bandung.
Study on RFID Implementation Strategy for Vehicle Detection and Navigation Systems with Map Matching. Agung Harsoyo, Yus Sholva. School of Electrical and Informatics Engineering - Bandung Institute of Technology.
03 April 2012
Paper Accepted, Alhamdulillah
Dengan hormat,
Kami memberitahukan bahwa paper saudara dengan judul :
Reconfiguration of ---blablabla (Rachavidya, Trio Adiono)
diterima tanpa revisi serta dapat dipresentasikan pada 13th Seminar on Intelligent Technology and Its Application yang diadakan di kampus Jurusan Teknik Elektro ITS tanggal 23 Mei 2012. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerja sama Saudara.
Semoga hal ini tidak menjadi aktivitas sia-sia dan bisa diarahkan untuk ibadah, aamiin, Insya Allah.
Mari bersama-sama membuat hidup menjadi hidup secara sempurna!
Berikut ayat motivasi bagi kita yang beriman:
QS. 2:28
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?
13 Februari 2012
SITIA 2012
Alhamdulillah, Tugas Akhir S1 pun beres.
Waktunya mengerjakan dan berkarya pada hal baru.
Salah satu hasil dari TA adalah paper.
Karena diminta oleh dosen pembimbing untuk memasukkan ke conference SITIA 2012, maka saya pun mempersiapkannya. Semoga paper ini diterima dan bisa bermanfaat untuk pendidikan, terutama di Indonesia.
Aamiin..
Bagi yang tertarik mengikuti, silahkan buka link di bawah ini.
SITIA 2012 : http://sitia-its.org/
Walaupun tidak di-index IEEE, tapi bagus untuk isu nasional. :)
21 Juli 2011
Pengalaman di ICEEI 2011 (International Conference on Electrical Engineering and Informatics) di ITB
Pengalaman di ICEEI 2011 (International Conference on Electrical Engineering and Informatics)
http://stei.itb.ac.id/iceei2011
Hari I
- Registrasi : Dapet Conference's Kit
- Makan-makan :D
Hari II
- Saya presentasi : Alhamdulillah lancar :D
- Conference Dinner : Makan-makan sambil menikmati pertunjukan dan ngobrol2
Hari III
- Penutupan
24 Februari 2011
Image / Video Compression berbasis Discrete Cosine Transform
Kompresi yang dilakukan menggunakan prinsip Discrete Cosine Transform (DCT). DCT adalah teknik transformasi data dari domain spasial menjadi domain frekuensi. Lalu, dari prinsip itu, kita akan dapatkan data dengan basis frekuensi yang bisa dimodifikasi untuk merepresentasikan kompresi data. Prinsipnya adalah dengan menghilangkan informasi dari gambar namun tidak sensitif pada penglihatan mata manusia. Maksudnya, dalam suatu gambar, terdapat kemungkinan ditemukannya komponen warna yang berfrekuensi tinggi hingga rendah. Secara umum, gambar frekuensi tinggi memiliki ukuran yang besar dibandingkan frekuensi rendah. Namun, junstru frekuensi tinggi ini secara umum sulit dinotifikasi oleh mata manusia, alhasil dengan membuang komponen frekuensi tinggi ini secara umum tidaklah mengganggu kualitas gambar di penglihatan mata kita. Mau bukti?
Berikut ini adalah hasil kompresi gambar yang didapatkan dari proses kompresi menggunakan desain "shoft chip" kami, dilengkapi pula dengan perbandingan terhadap desain standar DCT:

Di sini, kualitas gambar ditentukan dari PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) dan MSE (Mean Square Error). Semakin baik kualitas gambar kompresi, maka PSNR semakin tinggi dan MSE semakin rendah. PSNR untuk gambar ini sekitar 40dB dan hanya bernilai 4 untuk MSE. Lumayan lah ya :D..
Quiz :
Bisa menotifikasi perubahan yang terjadi? Padahal kompresinya hingga 50% lho. File asli 78Kb, file terkompresi 38Kb :D.
Matematika memang keren. Terima kasih ya Rabb yang mengajarkan matematika pada kami :) sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebaikan peradaban manusia. Aamiin...
25 Maret 2010
OpenSPARC Community - Indonesia

OpenSPARC Community Indonesia adalah komunitas yang bersama-sama belajar tentang teknologi prosesor yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. Teknologi tersebut dikenal dengan nama SPARC. Awal pembentukan komunitas ini adalah dimulai dengan Sun Microsystem (atau Oracle Sun) membuka teknologi prosesornya yakni OpenSPARC. Bersamaan dengan pembukaan teknologi itu, ITB selaku institusi pendidikan yang menyediakan kurikulum yang mendukung penguasaan teknologi prosesor di Indonesia, ditunjuk menjadi inisiator komunitas yang mendalami openSPARC. Komunitas ini disebut dengan OpenSPARC Community Indonesia.
Adanya OpenSPARC Community Indonesia diharapkan ini dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang prosesor. Indonesia masih cukup tertinggal dalam penguasaan teknologi ini maupun dalam pengerjaan proyek ini. Sebab belum ada industri mikroeletronika yang berkembang di Indonesia dan begitu juga lembaga-lembaga riset yang ada pun juga belum banyak bermain di sisi mikroelektronika. Namun semua fakta itu bukan berarti sumber daya manusia Indonesia tidak mampu untuk ikut mengembangkan dunia mikroelektronik khususnya OpenSPARC. Selama ini sumber daya manusia Indonesia yang memilki kemampuan ini tersebar dan tidak memilki wadah bersama dalam mencapai visi bersama.
Visi
Menciptakan Industri Microelectronics di Indonesia
Indonesia mandiri dalam bidang penyediaan prosesor untuk memenuhi kebutuhan PC/Laptop dalam negerinya sehingga tercipta PC/Laptop dengan harga yang murah (Low Cost PC/Laptop).
Misi
Membangun Komunitas Microelectronics berbasis OpenSPARC Projects
Membangun kurikulum mikroelektronik di berbagai universitas
Membangun unit-unit bisnis di bidang elektronika
Memproduksi Low Cost PC 2015
19 Juni 2009
Rekapitulasi Akademik Semester IV
Alhamdulillah, akhirnya semester IV yang berat telah usai. Yah, benar berat sih dalam menjalani dan menghadapinya, secara terdapat beberapa mata kuliah yang katanya sering membuat mengulang mahasiswa elektro. Tapi, tentunya ada permulaan akan ada akhir, so semester ini selesai juga. Seperti yang biasa saya lakukan pada akhir semester adalah mencoba jujur menuliskan hasil akademik di blog.
Sebetulnya, hal ini saya lakukan untuk menyadarkan diri bahwa masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari pengesetan niat, perangkaian rencana dan eksekusi . Mengapa? Karena, dalam masalah akademik seperti ini, yang merupakan penilaian dosen, bisa jadi parameter penilaian berbeda antar satu dosen dengan yang lain. Nah, dengan menuliskannya di sini, harapan saya adalah saya bisa menilai, seberapa besar nilai niat dan usaha saya dibandingkan dengan hasil yang dicapai memang telah sepadan, atau mungkin hanya kebetulan, atau hanya nilai belas kasihan dari dosen, dll. Mengapa di blog? Mungkin ada juga yang bertanya seperti itu. Tujuannya adalah memberikan contoh konkrit pada pembaca, entah baik atau buruknya nilai saya, namun insya Allah akan saya tambahi dengan kesan dan pesan untuk setiap mata kuliah dengan seobyektif mungkin sebisa saya menuangkannya. Dengan begini, ditambah dengan setiap semester saya update, maka mungkin akan nampak benang merah yang menghubungkan antara apa yang saya rasakan atau apa yang saya usahakan, ternyata berelasi positif/negatif dengan hasil yang dicapai. Sehingga pembaca bisa menggambarkan dengan mudah, pelajaran apa yang bisa diambil dari sini, jika berelasi positif apa kira-kira alasannya atau jika berelasi negatif kira-kira apa alasannya. Entah bahwa saya ini kurang usaha kek, masih kurang optimal kek, dll.
Hasil rekapitulasinya adalah:
Untuk kesan dan pesannya, akan coba saya uraikan per mata kuliah.
:: Elektronika
Untuk mata kuliah ini, jujur saya cukup menikmati kuliah bersama dengan Pak Sarwoko. Karena beliau sangat enak diajak berdiskusi tentang materi kuliah. Mungkin memang untuk sebagian orang, cara mengajar beliau agak aneh, tapi sebetulnya beliau itu sangat terbuka jika diajak diskusi.
:: Medan Elektromagnetik
Untuk mata kuliah ini, saya memang kurang suksen pada ujian pertama. Karena saya menyiapkan untuk banyak materi, eh ternyata yang keluar itu tidak semua bab. Malah banyak di gelombangnya. Nah, pas gelombangnya sih bisa, tapi yang model polarisasi gelombang, saya belum jago. Nah, tak optimal, tentulah, dan itu sepadan karena alhamdulillah ujian kedua cukup sukses.
:: Probabilitas dan Statistik
Nah, ini mata kuliah yang berkesan sekali menurut saya. Karena ada survey lapangan dan pengolahan data sendiri. Ini manstab!! Pak Dimitri memang pandai dalam meramu kuliahmenjadi menarik. Two Thumbs Up buat Pak Dim. Oh ya, kalau kawan-kawan ingin tahu bagaimana perawakan beliau, bisa disearch di YouTube dengan nama Dimitri Mahayana. Insya Allah ketemu :)
:: Sinyal dan Sistem
Ini mata kuliah yang saya anggap paling susah di semester IV ini. Sungguh, saya merasa kurang latihan. Makanya tidak dapat nilai yang optimal. Jangan dicontoh ya kawan. Karena ini contoh buruk.
:: Praktikum Elektronika
Alhamdulillah, ini praktikum berkaitan erat tentunya dengan elektronika. Pelajaran yang diberikan di kelas sungguh membantu dalam memahami aplikasi praktisnya. Paling nyambung jika dihubungkan dalan segi berpikir dan analisis rangkaian.
:: Agama dan Etika Islam
Dari mata kuliah ini, ada beberapa hal yang menarik buat saya. Salah satunya adalah, belajar untuk menghafal surat, ayat, dan arti. Yah, jujur masih sedikit sekali yang saya hapal apalagi saya ketahui. Jadi, masih butuh belajar lebih banyak lagi. Bisa jadi nilai yang terpampang tidak sesuai dengan kemampuan saya ini. Atau mungkin, parameter penilainnya yang digunakan doesn itu berbeda dengan apa yang saya perkirakan. Semangat :)
:: Matematika Teknik II
Saya suka mata kuliah ini, terlepas bagaimana cara dosen mengajar, apapun yang berhubungan dengan matematika, aku suka :)
:: Kesehatan Lingkungan
Ini mata kuliah yang sangat membantu dalam memahami begaimana saja kemungkinan masalah kesehatan lingkungan yang bisa terjadi akibat suatu proses atau kegiatan. Sehingga, hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat bisa diidentifikasi dengan baik. Sangat menarik dan menyenangkan.
Semoga dengan hasil yang seperti ini, saya bisa lebih belajar lagi untuk lebih bersyukur. Semoga log kecil ini bermanfaat untuk kita semua. Amin. Terima kasih Allah SWT, untuk ibu, ayah, dan segenap keluarga dan teman-teman yang selalu support dan membimbingku :)
22 Mei 2009
Beberapa Poin Temu-Sharing Mhs-Dosen Elka
Elektronika ITB, telah mengadakan acara sharing mahasiswa dan dosen untuk mengenalkan elektronika ITB secara lebih lengkap khususnya untuk angkatan 2007. Namun, tidak menutup adanya mahasiswa tingkat 2006 ke atas yang ikut juga. Pada dasarnya acara yang dilaksanakan di Ruang Multimedia STEI ITB di Gedung Achmad Bakrie ini memiliki 2 tujuan utama (menurutku). Yang pertama adalah pengenalan lebih dekat tentang elektronika ITB. Baik dari segi keilmuan, akademik, kurikilum, serta perkembangan elektronika di Indonesia masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Yang kedua adalah tentang triggering dari dosen-dosen kepada mahasiswa elektronika agar lebih berkembang jauh-jauh lebih baik dari sekarang. Itulah 2 poin utamanya.
:: Bidang Keahlian Elektronika
- Analog and Digital IC Design
- Devices and IC Processing
- RF IC
- Embedded System
- Instrumentation
:: Core Kelektronikaan yang dibawa
- Phiysical Electronics
- Implementation System
- System on Chip (SoC)
- Embedded System
:: Laboratories of Elka ITB
- Electronics and Components Lab
- IC design Lab
- IC Processing Lab
- Manufacturing Lab
- System Design Lab
Awalnya pembahasan diskusi yang dilakukan seperti biasanya, menyangkut akademik, kurikulum, capaian, dll. Sebetulnya, bagian yang menarik adalah ketika diskusi open mind mahasiswa dengan dosen. Contohnya mengenai apakah sebetulnya yang ingin dikejar oleh elektronika di Indonesia. Apakah benar hanya terpatok oleh draft yang dikeluarkan kampus ato mungkin hanya menyelaraskan pada kebutuhan nasional? Sebetulnya, pemikiran semacam itu tidak salah, namun untuk eksplorasi yang lebih dan berorientasi pada kreativitas atau bahkan entrepreneurship, pemikiran ini akan cukup menghambat. Sehingga, untuk menggali itu semua, pada dasarnya dibutuhkan kreativitas yang bidang kajian dan pemanfaatannya luas sekali. Tidak hanya berkutat membuat alat yang isi rangkainnya tinggal copy-paste dari yang telah ada. Yah, nilai analisis engineering dan desainnya pasti kurang sekali. Bukan menekan untuk tidak berkretivitas dan tidak mencontek sama sekali, namun sebagai manusia yang utuh, kita perlu berpikir lebih jauh tentang pola pikir mandiri kita. Kapan kita mulai ingin mencoba hal baru yang bisa memberikan manfaat secara lebih terhadap masyarakat dengan hal-hal baru yang belum tereksplorasi? Apakah pemanfaatan alat atau temuan yang dihasilkan malah menjadi kemudharatan bagi umat? Karena saya yakin, banyak hal yang perlu dipelajari dan masih mungkin ditemukan di masa-masa yang akan datang. Karena selama ini penemuan-penemuan baru tak berhenti bermunculan. So, pemanfaatan aplikasi elektronika pada dasarnya sangat bermanfaat dan membangun kesejahteraan hidup manusia. Penyelewengan yang terjadi itu akibat tindak orang yang tidak bertanggung jawab.
Dari pertemuan yang inspiratif tadi, semakin semangatlah saya tentang pentingnya belajar, belajar, dan belajar. Lalu disempurnakan dengan amal dan keikhlasan. Ayo teman-teman, kita jangan sampai malas belajar!! Kita membawa harapan banyak orang yang telah membiayai kita, terutama untuk kuliah. Kembali luruskan niat, belajar, dan beramal.





+-+Copy.jpg)






