Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika. Tampilkan semua postingan

19 November 2014

Mengikuti Konferensi IC3INA 2014

بسم الله الرحمن الرحيم


15 Agustus 2014

Berencana Mengikuti Konferensi IC3INA 2014


بسم الله الرحمن الرحيم

Setelah tahun lalu saya publish sebuah paper tentang desain VLSI iteratif untuk square root algorithm, kali ini saya coba sajikan versi desain yang relatif lebih menarik, yaitu versi paralelnya. Secara sederhana, dengan versi paralel ini, desain akan bebas dari penggunaan register dan desain memiliki sub-bagian homogen. Sehingga, dia cocok untuk kebutuhan integrasi desain berkompleksitas rendah, cepat, dan yang memiliki kemungkinan perlu penambahan pipeline untuk speed boosting.


Konferensi yang ingin saya ikuti kali ini adalah The 2014 International Conference on Computer, Control, Informatics, and Its Application (IC3INA 2014). Acara ini diorganisasikan oleh LIPI dan akan diadakan di Hotel Aston Tropicana Bandung, Indonesia pada tanggal 21-23 Oktober 2014. Alasan mengapa ingin ikut di sini adalah :  (1) IEEE indexed dan (2) lokasi dekat, sehingga tidak banyak membuang waktu, hehehe. 

Alhamdulillah, setelah direview, dinilai baik "good" dan sekarang sedang saya siapkan Camera Ready Version-nya. Semoga bermanfaat. Aamiin.

17 Mei 2014

Berencana Mengikuti Seminar FORTEI 2014


بسم الله الرحمن الرحيم

Beberapa minggu lalu, kami mendapat tugas proyek akhir pada kuliah Nanoelektronika untuk mendesain, menyimulasikan, dan menganalisis perilaku parallel double quantum dots. Apa itu quantum dot? Bisa dibaca di link ini. Pada prinsipnya, elektron yang biasanya dimanfaatkan secara masif dalam bentuk arus yang besar, diganti dengan jumlah elektron yang sedikit. Dari sana lah, ide quantum dot muncul. Elektron dikurung sehingga dia bergerak dalam dimensi yang sangat kecil, sehingga pergerakkannya bisa memunculkan efek kuantum yang dominan. Di sana, quantum dot akan bisa dihasilkan. Untuk menghasilkan quantum dot secara praktikal, maka dibutuhkan konsep confinement yang sesaui. Salah satunya adalah dengan konsep Single Electron Transistor (SET). Nah, pada pada tugas proyek akhir ini, kami ditugaskan mendesain, menyimulasikan, dan menganalisis perilaku 2 buah quantum dot yang dibentuk dari 2 buah SET paralel.


Dosen kami meminta agar hasil dari riset tadi dipublikasikan di seminar nasional FORTEI 2014.



Maka, kami submit paper tadi ke sana dan tinggal menunggu, diterima ataukah tidak. Berikut adalah judul dan abstraknya.

Design, Simulation, and Analysis of Parallel Double Quantum Dots by using SIMON Software

Abstract–  In this research, we present  experimental studies  of 
Parallel Double Quantum Dots (DQD)  that use Single Electron 
Transistor concept (SET). These  experimental studies  are  using 
SIMON software. We  design the equivalent circuit of the parallel 
DQD and then simulate several  scenarios  for different parameters; 
such as different coupling capacitances, various gate voltage, and 
different thermal condition. Focus of our experiments are to study 
and analyize the effects of tunnel junction capacitance, effects of 
gate voltage,  design stability, effects of mutual capacitance CM, and 
effects of temperature  variations. Results of the research are 
reserved. 

Keywords– Parallel Double Quantum Dots, SET, SIMON. 

UPDATE : 24 Mei 2014
Alhamdulillah, setelah di review, paper ini diterima untuk dipresentasikan di Seminar FORTEI 2014. Tinggal menunggu hari dan jam berapa jadwal presentasinya. Semoga bermanfaat, aamiin ...


06 April 2014

Berencana Mengikuti Konferensi ICoICT 2014



بسم الله الرحمن الرحيم

Sudah lama tidak mengisi blog, pingin isi lagi hehe. Beberapa minggu kemarin saya mencoba submit paper yang baru saja saya buat ke Konferensi Internasional ICoICT 2014 (http://www.icoict.org).



Alhamdulillah, setelah direview oleh reviewer, langsung diterima dengan beberapa kritik dan saran tentunya. Untuk kali ini, paper yang saya buat adalah tentang topik yang sudah cukup mature di dunia data error control, yaitu Viterbi Algorithm. Apa itu Viterbi Algorithm, bisa dibaca di link ini yah hehehe. Intinya adalah, data yang dikirim oleh seseorang, akan dikodekan dengan suatu metode convolutional encoding. Hasilnya, biasa disebut dengan istilah codeword. Codeword ini berisi data asli dengan data redundannya, sehingga ketika ditransmisikan dan terjadi error selama transmisi, diharapkan data asli bisa direkonstruksi ulang menjadi data yang benar. Saya coba menawarkan desain VLSI yang sederhana dan configurable sehingga mudah dimodifikasi untuk berbagai ukuran traceback. 



21 Oktober 2013

STM32F4 Discovery Project : Ethernet-Based Gaming Joystick


بسم الله الرحمن الرحيم 

Beberapa minggu lalu, saya dan kelompok di kelas Sistem Embedded mencoba mengoprek board STM32F4 Discovery yang berbasis prosesor ARM Cortex. Kita mencoba membuat Gaming Joystick yang berbasis komunikasi via ethernet. Berikut adalah hasilnya, semoga bermanfaat. Aamiin. 



15 Juni 2013

Mengikuti ICISS 2013

بسم الله الرحمن الرحيم


Pada kesempatan kemarin, saya mengikuti sebuah ICT conference yang diadakan oleh STEI ITB di Jakarta, yaitu International Conference on ICT for Smart Society (http://stei.itb.ac.id/iciss2013/). Pada kesempatan tersebut, saya mempresentasikan paper saya yang berjudul "A Novel Fixed-Point Square Root Algorithm and Its Digital Hardware Design" dan "VLSI Design of Parallel Sorter based on Modified PCM Algorithm and Batcher's Odd-Even Mergesort". Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar. Sama seperti harapan saya sebelumnya, semoga acara diskusi, konferensi, dan presentasi karya ilmiah semacam ini tidak hanya untuk kejayaan karir pribadi seseorang, namun semoga menjadi suatu tamasya ilmiah, menyegarkan pikiran dan ide dengan hal-hal baru dan ide-ide baru yang muncul dari riset orang lain. Sehingga bisa bermanfaat baik langsung maupun tidak langsung terhadap pribadi dan masyarakat, dan yang paling penting semoga berkah Allah ada di sana. Aamiin..

Berikut judul dan abstrak paper yang saya submit:

[Paper 1]
A Novel Fixed-Point Square Root Algorithm and Its Digital Hardware Design

Abstract— Square root operation is one of the basic important operation in digital signal processing. It will calculate the square root value from the given input. This operation is known hard to implement in digital hardware because of the complexity of its algorithm. There were many researches related to this topic to obtain the optimum design between area consumption and speed. Regarding this condition, we propose an alternative square root algorithm which is based on two approaches, digital binary input decomposition and iterative calculation. Its fixed-point digital hardware implementation is very simple, low complexity, and resource-efficient. It doesn’t need any correction adjustments and directly produces accurate value of square root result and remainder in (N/2)+1 clock cycles, which N represents the wordlength of input. This design has been synthesized for FPGA target board Altera Cyclone II EP2C35F672C6 and produced good results in resource consumption and speed.  

Keywords— Novel square root algorithm; iterative calculation; fixed-point; simple; low complexity; resource-efficient

[Paper 2]
VLSI Design of Parallel Sorter based on Modified PCM Algorithm and Batcher’s Odd-Even Mergesort 

Abstract— Data sorting is an important process in digital signal processing. There were many researches related to data sorting, two of them were about partition and concurrent merging (PCM)  algorithm and Batcher’s odd-even mergesort network. PCM algorithm will decompose the data in several groups and sort them in two phases, quicksort and mergesort. We captured and modified the idea of PCM algorithm by eliminating unnecessary processes which can be handled directly by Batcher’s odd-even mergesort architecture. VLSI design of this parallel sorter is low complexity. It has 2k+1 clock cycles latency, which k represents the number of iterative steps for each kind of sorter block (odd or even). This design has been synthesized for FPGA Altera Cyclone II EP2C35F672C6 as target board.

Keywords— Parallel sorter; VLSI design; low complexity; modified PCM algorithm, Batcher’s odd-even mergesort 

19 Desember 2012

Alhamdulillah, Karya Jurnal Internasional Pertama

بسم الله الرحمن الرحيم


Alhamdulillahirobbil'alamin...

Atas Karunia Allah SWT, untuk pertama kalinya saya telah memiliki pengalaman untuk menyelesaikan artikel ilmiah untuk diterbitkan di jurnal internasional. Jurnal internasioanal yang menerbitkan adalah ITB Journal. Judul dan abstrak artikel yang saya submit adalah:

A New RTL Design Approach for a DCT/IDCT-Based Image Compression Architecture using the mCBE Algorithm

Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Rella Mareta, Nurfitri Anbarsanti & Trio Adiono

IC Design Laboratory, Electrical Engineering, School of Electrical Engineering and Informatics, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40132, Indonesia
Email: rachmadvidyawp{at}students.itb.ac.id, rachavidyawp{at}gmail.com

Abstract. In the literature, several approaches of designing a DCT/IDCT-based image compression system have been proposed. In this paper, we present a new RTL design approach with as main focus developing a DCT/IDCT-based image compression architecture using a self-created algorithm. This algorithm can efficiently minimize the amount of shifter-adders to substitute multipliers. We call this new algorithm the multiplication from Common Binary Expression (mCBE) Algorithm. Besides this algorithm, we propose alternative quantization numbers, which can be implemented simply as shifters in digital hardware. Mostly, these numbers can retain a good compressed-image quality compared to JPEG recommendations. These ideas lead to our design being small in circuit area, multiplierless, and low in complexity. The proposed 8-point 1D-DCT design has only six stages, while the 8-point 1D-IDCT design has only seven stages (one stage being defined as equal to the delay of one shifter or 2-input adder). By using the pipelining method, we can achieve a high-speed architecture with latency as a trade-off consideration. The design has been synthesized and can reach a speed of up to 1.41ns critical path delay (709.22MHz).

Keywords: DCT/IDCT architecture; low complexity; mCBE Algorithm; multiplierless; a new RTL design approach

Link terkait bisa dilihat di sini:

Pada awalnya saya tidak berpikir kalau artikel ini bisa diterima di jurnal ilmiah, apalagi level internasional. Karena pada awalnya adalah paper hasil riset beberapa bulan yang saya rasa kurang optimal. Lalu, saya submit di Conference ICEEI 2011 (http://stei.itb.ac.id/iceei2011/). Tidak saya sangka, ternyata ITB Journal mengirimkan invitation untuk diperbaiki dan dikembangkan dan di-submit ke ITB Journal. Maka dengan polos dan minim pengalaman, saya perbaiki dan submit lagi ke ITB Journal, sekitar November 2011. Alhamdulillah setelah sekitar setahun dan beberapa kali revisi, artikel ini diterima untuk publish pada September 2012. 

Terima kasih saya haturkan kepada Allah SWT, rekan-rekan Tim Fathanmubina (Ella dan Santi), dan tentunya Pak Trio Adiono sebagai pembimbing, serta rekan-rekan lain yang membantu secara langsung ataupun tidak langsung. Karena ini berkah karunia Allah SWT yang tidak disangka-sangka. Semoga ini bisa menjadi manfaat bagi kita semua. Jika ini adalah cobaan, maka semoga kita bisa semakin mendekatkan diri, bersyukur, dan tunduk kepada Allah SWT. Aamiin. Karena tanpa-Nya, kita tak ada daya apa-apa.

Semangat untuk berkarya lebih banyak lagi dalam bimbingan Allah SWT. Bismillah!


23 Juli 2012

Mainan Bulan Juli

Bismillahirrohmanirrohim

Mainan 1 bulan terakhir yang mengasyikkan :)


30 April 2012

Open House KK Elektronika ITB : "Enabling Technology with Electronics"

Bismillahirromanirrohim

Pada tanggal 24 April 2012 lalu, alhamdulillah, telah sukses diselenggarakan acara Open House KK Elektronika ITB di Auditorium dan Galeri CC Timur ITB. Latar belakang diselenggarakannya acara ini adalah untuk menarik minat mahasiswa STEI ITB sehingga mereka memilih jalur mata kuliah elektronika.

Seperti yang telah kita ketahui, elektronika telah menjadi pondasi di semua aspek kehidupan masyarakat modern pada era milenium. Penerapan elektronika sudah memasuki hampir memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat modern, mulai dari akses informasi global dan telekomunikasi media sampai kepada pengaturan dan pemakaian energi listrik dan energi migas di sektor ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan dan politik. Oleh karena itu, pengenalan dan pemahaman mengenai elektronika sangat diperlukan bagi mahasiswa Teknik Elektro ITB. Maka, acara Open House Kelompok Keilmuan (KK) Elektronika yang bertemakan "Enabling Technology with Electronics" ini diharapkan dapat meningkatkan animo mahasiswa untuk berkecimpung dalam bidang elektronika yang ke depannya diharapkan akan dapat memberikan kontribusi yang besar pada kemajuan teknologi bangsa.

Kegiatan Open House KK Elektronika STEI ITB ini ditujukan bagi mahasiswa STEI ITB, khususnya yang telah berada pada tingkat awal Teknik Elektro ITB, dalam rangka memperkenalkan bidang elektronika di Indonesia. Tujuan acara ini adalah untuk menumbuhkan minat mahasiswa Teknik Elektro ITB untuk mengembangkan teknologi di bidang elektronika. Secara garis besar acara ini dibagi menjadi tiga sesi, yaitu:


1st SESSION
Keynote Speaker: Pak Richard K.W. Mengko
General Lecture: Prof. Fire Tomohisa Wada (Vice President of IT Strategy, University of The Ryukyus, Japan)
Moderator: Ir. Farkhad Ihsan Hariadi, M.Sc dan Trio Adiono, Ph.D

2nd SESSION
Discussion Forum :
"Peluang dan Tantangan Bidang Profesi Elektronika dalam Memperkuat Daya Saing Industri ICT, Consumer Goods, Transportasi, dan Pertahanan Keamanan"
Pembicara: PT. HARIFF, PT. CMI, PT. LEN, PT. ELDA, PT. PINDAD, KOMINFO
Moderator: Budi Rahardjo, Ph.D, Dr. Ir. Mervin T. Hutabarat, M.Sc 

3rd SESSION
Electronics Exhibition
Partisipan: HME, Lab/RG di Elektronika,  PT. HARIFF, PT. CMI, PT. LEN, PT. ELDA

16 April 2012

SITIA 2012 - Beberapa Paper dari ITB

Bismillahirrohmanirrohim

Hanya ingin menulis setelah lama tak menulis di blog :).
Masih dari SITIA 2012, berikut paper dari ITB yang menjadi partisipan:


Near Field Communication (NFC) Protocol Using Tag for Secure Mobile Payment. Emir Husni, Kuspriyanto, Noor Cholis Basjaruddi, Tito Purboyo, Sugeng Purwantoro, Huda Ubaya. School of Electrical Engineering and Informatics - Institut Teknologi Bandung.


Pengembangan Algoritma Enkripsi Selektif Citra dalam Ranah Spasial dengan Mode CBC-like Berbasiskan Chaos. Rinaldi Munir. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - ITB.


Pengkodean Citra Retina Warna Optimal berbasis Entropi. Agung W. Setiawan, Andriyan B. Suksmono, Tati R. Mengko, Oerip S. Santoso. KK Teknik Biomedika - STEI - ITB.


Reconfiguration of OpenSPARC T1 8-Cores Processor to Low-Cost Single-Core Processor. Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Trio Adiono. Electrical Engineering - Institut Teknologi Bandung.


Study on RFID Implementation Strategy for Vehicle Detection and Navigation Systems with Map Matching. Agung Harsoyo, Yus Sholva. School of Electrical and Informatics Engineering - Bandung Institute of Technology.


03 April 2012

Paper Accepted, Alhamdulillah

Bismillahirromanirrohim

Terakhir saya posting tentang konferensi SITIA 2012. Alhamdulillah kemarin baru saja dapat kebar kalo paper saya diterima, alhamdulillah. Terlebih lagi, tanpa revisi. Jadi tak usah repot-repot merevisi :). Berikut potongan kalimatnya:

Dengan hormat,
Kami memberitahukan bahwa paper saudara dengan judul :
Reconfiguration of ---blablabla (Rachavidya, Trio Adiono)
diterima tanpa revisi serta dapat dipresentasikan pada 13th Seminar on Intelligent Technology and Its Application yang diadakan di kampus Jurusan Teknik Elektro ITS tanggal 23 Mei 2012. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerja sama Saudara.

Semoga hal ini tidak menjadi aktivitas sia-sia dan bisa diarahkan untuk ibadah, aamiin, Insya Allah.
Mari bersama-sama membuat hidup menjadi hidup secara sempurna!

Berikut ayat motivasi bagi kita yang beriman:

QS. 2:28
Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

13 Februari 2012

SITIA 2012

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah, Tugas Akhir S1 pun beres.
Waktunya mengerjakan dan berkarya pada hal baru.
Salah satu hasil dari TA adalah paper.
Karena diminta oleh dosen pembimbing untuk memasukkan ke conference SITIA 2012, maka saya pun mempersiapkannya. Semoga paper ini diterima dan bisa bermanfaat untuk pendidikan, terutama di Indonesia.
Aamiin..

Bagi yang tertarik mengikuti, silahkan buka link di bawah ini.
SITIA 2012 :  http://sitia-its.org/


Walaupun tidak di-index IEEE, tapi bagus untuk isu nasional. :)

21 Juli 2011

Pengalaman di ICEEI 2011 (International Conference on Electrical Engineering and Informatics) di ITB

Bismillahirrohmanirrohim

Pengalaman di ICEEI 2011 (International Conference on Electrical Engineering and Informatics)
http://stei.itb.ac.id/iceei2011

Hari I
- Registrasi : Dapet Conference's Kit
 
- Makan-makan :D

Hari II
- Saya presentasi : Alhamdulillah lancar :D

The Efficient mCBE Algorithm and Quantization Numbers for Multiplierless and Low Complexity DCT/IDCT Image Compression Architecture
Authors: Rachmad Vidya Wicaksana Putra, Rella Mareta, Nurfitri Anbarsanti, Trio Adiono


- Conference Dinner : Makan-makan sambil menikmati pertunjukan dan ngobrol2


Hari III
- Penutupan

24 Februari 2011

Image / Video Compression berbasis Discrete Cosine Transform

Bismillahirrohmanirrohim

Beberapa waktu lalu, saya disibukkan oleh kompetisi LSI Design Contest 2011 (http://lsi-contest.com) tentang image/video compression menggunakan Discrete Cosine Transform. Sedikit saya ingin berbagi di sini :). Alhamdulillah desain yang saya buat berjalan dengan baik sesuai dengan target yang diharapkan, yaitu kecil, cepat, dan berkompleksitas rendah. Ini tentunya bukan desain standar yang biasa ada di textbook, namun sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga target tersebut tercapai. Baik dengan cara implementasi algoritma yang saya buat maupun optimasi sirkuit dari penurunan rumus DCT. Sayangnya, karena aplikasi serial yang dibuat boleh teman saya belum 100% selesai, alhasil belum berhasil lolos ke final :D di Okinawa. Tapi alhamdulillah ITB tetap punya wakil yang dikirim ke final yang tentunya telah lengkap dengan aplikasinya (selamat buat tim Putra Ganesha dan Oasis). Mungkin sedikit saya tidak akan mengulas masalah teknis dan matematis dari lomba ini, tapi lebih kepada prinsip kompresinya.

Kompresi yang dilakukan menggunakan prinsip Discrete Cosine Transform (DCT). DCT adalah teknik transformasi data dari domain spasial menjadi domain frekuensi. Lalu, dari prinsip itu, kita akan dapatkan  data dengan basis frekuensi yang bisa dimodifikasi untuk merepresentasikan kompresi data. Prinsipnya adalah dengan menghilangkan informasi dari gambar namun tidak sensitif pada penglihatan mata manusia. Maksudnya, dalam suatu gambar, terdapat kemungkinan ditemukannya komponen warna yang berfrekuensi tinggi hingga rendah. Secara umum, gambar frekuensi tinggi memiliki ukuran yang besar dibandingkan frekuensi rendah. Namun, junstru frekuensi tinggi ini secara umum sulit dinotifikasi oleh mata manusia, alhasil dengan membuang komponen frekuensi tinggi ini secara umum tidaklah mengganggu kualitas gambar di penglihatan mata kita. Mau bukti?

Berikut ini adalah hasil kompresi gambar yang didapatkan dari proses kompresi menggunakan desain "shoft chip" kami, dilengkapi pula dengan perbandingan terhadap desain standar DCT:


Di sini, kualitas gambar ditentukan dari PSNR (Peak Signal to Noise Ratio) dan MSE (Mean Square Error). Semakin baik kualitas gambar kompresi, maka PSNR semakin tinggi dan MSE semakin rendah. PSNR untuk gambar ini sekitar 40dB dan hanya bernilai 4 untuk MSE. Lumayan lah ya :D..

Quiz :
Bisa menotifikasi perubahan yang terjadi? Padahal kompresinya hingga 50% lho. File asli 78Kb, file terkompresi 38Kb :D.

Matematika memang keren. Terima kasih ya Rabb yang mengajarkan matematika pada kami :) sehingga bisa dimanfaatkan untuk kebaikan peradaban manusia. Aamiin...


25 Maret 2010

OpenSPARC Community - Indonesia

Bismillahirrohmanirrohim



OpenSPARC Community Indonesia adalah komunitas yang bersama-sama belajar tentang teknologi prosesor yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. Teknologi tersebut dikenal dengan nama SPARC. Awal pembentukan komunitas ini adalah dimulai dengan Sun Microsystem (atau Oracle Sun) membuka teknologi prosesornya yakni OpenSPARC. Bersamaan dengan pembukaan teknologi itu, ITB selaku institusi pendidikan yang menyediakan kurikulum yang mendukung penguasaan teknologi prosesor di Indonesia, ditunjuk menjadi inisiator komunitas yang mendalami openSPARC. Komunitas ini disebut dengan OpenSPARC Community Indonesia.

Adanya OpenSPARC Community Indonesia diharapkan ini dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang prosesor. Indonesia masih cukup tertinggal dalam penguasaan teknologi ini maupun dalam pengerjaan proyek ini. Sebab belum ada industri mikroeletronika yang berkembang di Indonesia dan begitu juga lembaga-lembaga riset yang ada pun juga belum banyak bermain di sisi mikroelektronika. Namun semua fakta itu bukan berarti sumber daya manusia Indonesia tidak mampu untuk ikut mengembangkan dunia mikroelektronik khususnya OpenSPARC. Selama ini sumber daya manusia Indonesia yang memilki kemampuan ini tersebar dan tidak memilki wadah bersama dalam mencapai visi bersama.

Visi

Menciptakan Industri Microelectronics di Indonesia

Indonesia mandiri dalam bidang penyediaan prosesor untuk memenuhi kebutuhan PC/Laptop dalam negerinya sehingga tercipta PC/Laptop dengan harga yang murah (Low Cost PC/Laptop).

Misi

Membangun Komunitas Microelectronics berbasis OpenSPARC Projects

Membangun kurikulum mikroelektronik di berbagai universitas

Membangun unit-unit bisnis di bidang elektronika

Memproduksi Low Cost PC 2015

19 Juni 2009

Rekapitulasi Akademik Semester IV

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah, akhirnya semester IV yang berat telah usai. Yah, benar berat sih dalam menjalani dan menghadapinya, secara terdapat beberapa mata kuliah yang katanya sering membuat mengulang mahasiswa elektro. Tapi, tentunya ada permulaan akan ada akhir, so semester ini selesai juga. Seperti yang biasa saya lakukan pada akhir semester adalah mencoba jujur menuliskan hasil akademik di blog.

Sebetulnya, hal ini saya lakukan untuk menyadarkan diri bahwa masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari pengesetan niat, perangkaian rencana dan eksekusi . Mengapa? Karena, dalam masalah akademik seperti ini, yang merupakan penilaian dosen, bisa jadi parameter penilaian berbeda antar satu dosen dengan yang lain. Nah, dengan menuliskannya di sini, harapan saya adalah saya bisa menilai, seberapa besar nilai niat dan usaha saya dibandingkan dengan hasil yang dicapai memang telah sepadan, atau mungkin hanya kebetulan, atau hanya nilai belas kasihan dari dosen, dll. Mengapa di blog? Mungkin ada juga yang bertanya seperti itu. Tujuannya adalah memberikan contoh konkrit pada pembaca, entah baik atau buruknya nilai saya, namun insya Allah akan saya tambahi dengan kesan dan pesan untuk setiap mata kuliah dengan seobyektif mungkin sebisa saya menuangkannya. Dengan begini, ditambah dengan setiap semester saya update, maka mungkin akan nampak benang merah yang menghubungkan antara apa yang saya rasakan atau apa yang saya usahakan, ternyata berelasi positif/negatif dengan hasil yang dicapai. Sehingga pembaca bisa menggambarkan dengan mudah, pelajaran apa yang bisa diambil dari sini, jika berelasi positif apa kira-kira alasannya atau jika berelasi negatif kira-kira apa alasannya. Entah bahwa saya ini kurang usaha kek, masih kurang optimal kek, dll.

Hasil rekapitulasinya adalah:

Dengan hasil ini, didapatkan IPK 3,30

Untuk kesan dan pesannya, akan coba saya uraikan per mata kuliah.
:: Elektronika
Untuk mata kuliah ini, jujur saya cukup menikmati kuliah bersama dengan Pak Sarwoko. Karena beliau sangat enak diajak berdiskusi tentang materi kuliah. Mungkin memang untuk sebagian orang, cara mengajar beliau agak aneh, tapi sebetulnya beliau itu sangat terbuka jika diajak diskusi.

:: Medan Elektromagnetik
Untuk mata kuliah ini, saya memang kurang suksen pada ujian pertama. Karena saya menyiapkan untuk banyak materi, eh ternyata yang keluar itu tidak semua bab. Malah banyak di gelombangnya. Nah, pas gelombangnya sih bisa, tapi yang model polarisasi gelombang, saya belum jago. Nah, tak optimal, tentulah, dan itu sepadan karena alhamdulillah ujian kedua cukup sukses.

:: Probabilitas dan Statistik
Nah, ini mata kuliah yang berkesan sekali menurut saya. Karena ada survey lapangan dan pengolahan data sendiri. Ini manstab!! Pak Dimitri memang pandai dalam meramu kuliahmenjadi menarik. Two Thumbs Up buat Pak Dim. Oh ya, kalau kawan-kawan ingin tahu bagaimana perawakan beliau, bisa disearch di YouTube dengan nama Dimitri Mahayana. Insya Allah ketemu :)

:: Sinyal dan Sistem
Ini mata kuliah yang saya anggap paling susah di semester IV ini. Sungguh, saya merasa kurang latihan. Makanya tidak dapat nilai yang optimal. Jangan dicontoh ya kawan. Karena ini contoh buruk.

:: Praktikum Elektronika
Alhamdulillah, ini praktikum berkaitan erat tentunya dengan elektronika. Pelajaran yang diberikan di kelas sungguh membantu dalam memahami aplikasi praktisnya. Paling nyambung jika dihubungkan dalan segi berpikir dan analisis rangkaian.

:: Agama dan Etika Islam
Dari mata kuliah ini, ada beberapa hal yang menarik buat saya. Salah satunya adalah, belajar untuk menghafal surat, ayat, dan arti. Yah, jujur masih sedikit sekali yang saya hapal apalagi saya ketahui. Jadi, masih butuh belajar lebih banyak lagi. Bisa jadi nilai yang terpampang tidak sesuai dengan kemampuan saya ini. Atau mungkin, parameter penilainnya yang digunakan doesn itu berbeda dengan apa yang saya perkirakan. Semangat :)

:: Matematika Teknik II
Saya suka mata kuliah ini, terlepas bagaimana cara dosen mengajar, apapun yang berhubungan dengan matematika, aku suka :)

:: Kesehatan Lingkungan
Ini mata kuliah yang sangat membantu dalam memahami begaimana saja kemungkinan masalah kesehatan lingkungan yang bisa terjadi akibat suatu proses atau kegiatan. Sehingga, hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat bisa diidentifikasi dengan baik. Sangat menarik dan menyenangkan.

Semoga dengan hasil yang seperti ini, saya bisa lebih belajar lagi untuk lebih bersyukur. Semoga log kecil ini bermanfaat untuk kita semua. Amin. Terima kasih Allah SWT, untuk ibu, ayah, dan segenap keluarga dan teman-teman yang selalu support dan membimbingku :)

22 Mei 2009

Beberapa Poin Temu-Sharing Mhs-Dosen Elka

Bismillahirrohmanirrohim

Elektronika ITB, telah mengadakan acara sharing mahasiswa dan dosen untuk mengenalkan elektronika ITB secara lebih lengkap khususnya untuk angkatan 2007. Namun, tidak menutup adanya mahasiswa tingkat 2006 ke atas yang ikut juga. Pada dasarnya acara yang dilaksanakan di Ruang Multimedia STEI ITB di Gedung Achmad Bakrie ini memiliki 2 tujuan utama (menurutku). Yang pertama adalah pengenalan lebih dekat tentang elektronika ITB. Baik dari segi keilmuan, akademik, kurikilum, serta perkembangan elektronika di Indonesia masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Yang kedua adalah tentang triggering dari dosen-dosen kepada mahasiswa elektronika agar lebih berkembang jauh-jauh lebih baik dari sekarang. Itulah 2 poin utamanya.

:: Bidang Keahlian Elektronika
- Analog and Digital IC Design
- Devices and IC Processing
- RF IC
- Embedded System
- Instrumentation

:: Core Kelektronikaan yang dibawa
- Phiysical Electronics
- Implementation System
- System on Chip (SoC)
- Embedded System

:: Laboratories of Elka ITB
- Electronics and Components Lab
- IC design Lab
- IC Processing Lab
- Manufacturing Lab
- System Design Lab

Awalnya pembahasan diskusi yang dilakukan seperti biasanya, menyangkut akademik, kurikulum, capaian, dll. Sebetulnya, bagian yang menarik adalah ketika diskusi open mind mahasiswa dengan dosen. Contohnya mengenai apakah sebetulnya yang ingin dikejar oleh elektronika di Indonesia. Apakah benar hanya terpatok oleh draft yang dikeluarkan kampus ato mungkin hanya menyelaraskan pada kebutuhan nasional? Sebetulnya, pemikiran semacam itu tidak salah, namun untuk eksplorasi yang lebih dan berorientasi pada kreativitas atau bahkan entrepreneurship, pemikiran ini akan cukup menghambat. Sehingga, untuk menggali itu semua, pada dasarnya dibutuhkan kreativitas yang bidang kajian dan pemanfaatannya luas sekali. Tidak hanya berkutat membuat alat yang isi rangkainnya tinggal copy-paste dari yang telah ada. Yah, nilai analisis engineering dan desainnya pasti kurang sekali. Bukan menekan untuk tidak berkretivitas dan tidak mencontek sama sekali, namun sebagai manusia yang utuh, kita perlu berpikir lebih jauh tentang pola pikir mandiri kita. Kapan kita mulai ingin mencoba hal baru yang bisa memberikan manfaat secara lebih terhadap masyarakat dengan hal-hal baru yang belum tereksplorasi? Apakah pemanfaatan alat atau temuan yang dihasilkan malah menjadi kemudharatan bagi umat? Karena saya yakin, banyak hal yang perlu dipelajari dan masih mungkin ditemukan di masa-masa yang akan datang. Karena selama ini penemuan-penemuan baru tak berhenti bermunculan. So, pemanfaatan aplikasi elektronika pada dasarnya sangat bermanfaat dan membangun kesejahteraan hidup manusia. Penyelewengan yang terjadi itu akibat tindak orang yang tidak bertanggung jawab.

Dari pertemuan yang inspiratif tadi, semakin semangatlah saya tentang pentingnya belajar, belajar, dan belajar. Lalu disempurnakan dengan amal dan keikhlasan. Ayo teman-teman, kita jangan sampai malas belajar!! Kita membawa harapan banyak orang yang telah membiayai kita, terutama untuk kuliah. Kembali luruskan niat, belajar, dan beramal.

Recent Comments

Powered by Blogger Widgets