Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk
Bismillahirrohmanirrohim
Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu apa [amanat] yang aku diutus [untuk menyampaikan]nya kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti [kamu] dengan kaum yang lain [dari] kamu; dan kamu tidak dapat membuat mudharat kepada-Nya sedikitpun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu
(QS.11:57)
Pergantian sangat erat dengan kronologis sejarah, bagaimana Allah mengijinkan terjadinya pergiliran suatu kaum.
“Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
Masa kenabian itu ada di tengah-tengah kalian, adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Selanjutnya adalah masa Khilafah yang mengikuti jejak kenabian (Khilafah ’ala minhaj an-nubuwwah), adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Selanjutnya masa kerajaan yang menggigit (Mulkan ’Adhan), adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Setelah itu, masa kerajaan yang menyombong (Mulkan Jabariyyan), adanya atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki untuk mengangkatnya.
Selanjutnya adalah masa Khilafah yang mengikuti jejak kenabian (Khilafah ’ala minhaj an-nubuwwah). Kemudian beliau (Nabi) diam.”
[HR Ahmad dan Baihaqi dari Nuâman bin Basyir dari Hudzaifah]
Wallahu a'lam
13 April 2011
Menggantikan atau Tergantikan?
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Al Hadist,
Al Qur'an,
Ayatullah,
Dakwah,
Kontemplasi
10 April 2011
Sedikit tapi Dalam
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk
Bismillahirrohmanirrohim
Bismillahirrohmanirrohim
Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan [rasul-rasul] (137).
[Al Qur’an] ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa (138).
(QS.3:137-138)
(QS.3:137-138)
04 April 2011
Pembuat Kerusakan
Bismillahirrohmanirrhim
Siapakah orang yang berbuat kerusakan itu? Mari kita tanyakan kepada yang lebih tahu.
Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan [yang berhak disembah] selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (62). Kemudian jika mereka berpaling [dari kebenaran], maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan (63).
QS.3:62-63
Apakah sekarang [baru kamu percaya], padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. (91)
QS.10:91
Orang-orang yang kafir dan menghalangi [manusia] dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan. (88)
QS.16:88
Sebetulnya masih banyak ayat lain yang menjelaskan tentang pembuat kerusakan. Namun, ayat-ayat di atas sudah cukup menjelaskan siapa pembuat kerusakan itu. Jadi siapakah pembuat kerusakan itu? Allah menjelaskan bahwa mereka yang ingkar dan yang menghalangi manusia dari jalan Allah, maka itulah yang berbuat kerusakan. Semoga kita bisa menentukan pilihan dengan bijak. Apakah kita mau menjadi orang yang didefinisikan sebagai pembuat kerusakan? That's our choice
Wallahu a'lam
Siapakah orang yang berbuat kerusakan itu? Mari kita tanyakan kepada yang lebih tahu.
Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan [yang berhak disembah] selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (62). Kemudian jika mereka berpaling [dari kebenaran], maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan (63).
QS.3:62-63
Apakah sekarang [baru kamu percaya], padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. (91)
QS.10:91
Orang-orang yang kafir dan menghalangi [manusia] dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan. (88)
QS.16:88
Sebetulnya masih banyak ayat lain yang menjelaskan tentang pembuat kerusakan. Namun, ayat-ayat di atas sudah cukup menjelaskan siapa pembuat kerusakan itu. Jadi siapakah pembuat kerusakan itu? Allah menjelaskan bahwa mereka yang ingkar dan yang menghalangi manusia dari jalan Allah, maka itulah yang berbuat kerusakan. Semoga kita bisa menentukan pilihan dengan bijak. Apakah kita mau menjadi orang yang didefinisikan sebagai pembuat kerusakan? That's our choice
Wallahu a'lam
Label: Catatan Perjalanan Rachavidya
Al Qur'an,
Ayatullah,
Dakwah,
Kontemplasi
Langganan:
Postingan (Atom)
Recent Comments
Powered by Blogger Widgets
