30 April 2008

Cambuk Hati

Bagaimanakah menghadapi kesulitan yang tidak kita inginkan?
Pertanyaan itu menjadi pertanyaan yang harus segera aku jawab. Bagaimana tidak, nilai-nilai ujianku yang telah keluar di semester 2 ini belum ada yang menyentuh nilai A. Kalopun ada, masih mata kuliah olahraga saja. Aku bingung sekali. Aku merasa sudah memperbaiki cara belajar daripada semester 1 lalu. Karena nilai IP-ku lumayan di semester 1, maka aku putuskan untuk lebih memperbaiki cara belajar dari sejak awal semester 2 lalu. Tapi, hasilnya di luar dugaan. Nilaiku jatuh bebas. Ada apa dengan aku???

Walaupun penurunan nilai semacam ini tidak hanya aku, tapi juga se-STEI pada umumnya. Tapi, itu tidak bisa dijadikan acuan koreksi diri. Semoga, ini adalah cara Allah mengingatkan aku agar selalu mawas diri. Semoga ini adalah ujian yang bisa membuatku lebih dewasa. Karena, kedewasaan didapat dari tempaan keras. Bukan jalan lurus yang tiada halangan menyertai. No pain, no gain. Aku juga yakin, selama jalan yang aku lakukan adalah benar dan diridhoi Allah, selama itu pula Allah selalu ada bersamaku. Closer than my vein...

Iyya kana' budu wa iyya kanas ta'in
Hanya kepada-Mu lah aku menyembah dan hanya kepada-Mu lah aku memohon pertolongan

26 April 2008

Membangun Profil Facebook

Membangun profil di Facebook
Seperti tidak ada pekerjaan lain saja... Tapi, ini adalah langkah baru saya. Tidak jelas ya?!
Awalnya begini ceritanya...

Beberapa hari kemarin, saya teringat dengan teman-teman ICYS 2006. Yah, untuk mempererat dan memperluas koneksi yang dulu pernah dibangun, saya mengirim email ke Joao Faria (Brazil) dan Blagica (Macedonia). Ternyata, seperti yang saya harapkan, datang kiriman email dari Joao. Eh, ternyata tidak hanya itu tetapi dia juga mengirim ke teman-teman ICYS lain.

Ternyata, si Larissa (Kroasia) dan teman-teman lain merespon positif. Wow... inisiasi berjalan lancar. Akhirnya, si Joao berinisiatif membuat grup ICYS 2006 di Facebook. So, saya ikut saja dan akhirnya daftar juga sebagai member Facebook. Saya melihat fitur-fitur facebook lebih elegan daripada friendster. Dari segi penyajian datanya pun tidak asal tempel. Tapi, ini masih tahap awal penyesuaian diri dengan facebook. Lagipula, profil saya di facebook sepertinya akan saya tujukan untuk jaringan ICYS saja. Jadi, pasti pakai bahasa Inggris. Lagipula, friendster lebih membumi untuk teman-teman di Indonesia ini. Hehehe...

Thanks Joao....

18 April 2008

Little Fighter 2


Games ini adalah game fighting yang saya sukai.
Mengapa? Karena games ini tidak memberikan nuansa kekerasan. Justru memberikan nuansa imajinasi yang terus berkembang. Di setiap gerakan karakter, terdapat special movement yang mengidentifikasi kekayaan imajinasi.

Karakternya: dari kiri -> kanan, dari atas -> bawah
Freeze : ice freak; Firen : fire freak; John : magical ability; Henry : archer; Deep : ruling close combat; Louis : good spell (quite slow) -> evolution to be Louis EX by turning on his armor (incredibly fast); Woody : fast n able to teleport; Davis : master of fist; Dennis : acrobatic ability; Rudolf : samurai, ninja n able to be copied (kagebunshin no jutsu like naruto)
Sebetulnya masih ada beberapa tokoh spesial. Tapi, jika ingin tahu lebih lengkap maka just visit the site http://lf2.net

Salman Spiritual Weekend

Salman Spiritual Weekend kali ini menghadirkan pembahasan film Kun Fayakun dari Ustadz Yusuf Mansyur. LPD Salman kembali memberikan suguhan santapan rohani untuk mengisi weekend kita.

Tema: Kun Fayakun
Pembicara: Ustadz Yusuf Mansyur
Pembicara lain:para pemeran utama di Film Kun Fayakun
Waktu: Sabtu, 18 April 2008 pukul 09.00-12.00WIB
Tempat: Ruang utama Masjid Salman ITB

Sayangnya, saya tidak bisa mengikuti acara ini... ada kegiatan PLO STEI... Sedih sekali rasanya,, atau aku besok cari celah buat izin aja yah??hehehe...

15 April 2008

Logo STEI ITB 2007


Logo STEI ITB yang telah diresmikan pada pembukaan PLO STEI 2007 tanggal 13 April 2008.
Logo ini dibuat bersama-sama antara panitia khusus perancang panji dan logo STEI 2007.
Ide bermunculan dari berbagai pihak. Tapi, ide yang diterima Aftah (sebagai kepala kru) adalah ide tulisan STEI berbentuk burung elang dari saudara Anggrahita Bayu Sasmita. Setelah itu, logo tersebut aku sempurnakan dengan proporsi yang lebih pas. Akhirnya, revisiku diterima. Tidak lupa, langsung aku buatkan arti/makna yang terkandung dari logo tersebut.

Rumusan makna dari aku yang telah disetujui:
  • STEI digambarkan sebagai burung elang karena burung elang adalah burung yang perkasa, tangkas, memiliki penglihatan tajam. Ini diharapkan menjadi semangat yang dimiliki STEI ITB
  • Huruf S (Sekolah) terdapat pada bagian kepala, hingga kaki. Ini menunjukkan bahwa STEI bergerak, berpikir dengan membawa nama baik lembaga STEI ITB.
  • Huruf T (Teknik) terdapat pada tubuh burung elang. Artinya, jiwa yang dimiliki mahasiswa STEI adalah jiwa ilmiah.
  • Huruf E (Elektro) dan I (Informatika) masing-masing terdapat pada sayap dan ekor burung elang. Ini menunjukkan bahwa STEI adalah perpaduan yang kuat antara Elektroteknik dan Informatika. Sayap berfungsi untuk alat terbang utama, sedangkan ekor berfungsi sebagai kemudi terbang. Ekor tanpa sayap, elang tidak bisa terbang. Sebaliknya, sayap tanpa ekor akan mengakibatkan burung terbang tak terkendali. Oleh karena itu, Elektroteknik dan Informatika ITB tidak terpisahkan.


Bandung, 11 April 2008

Tim Panji STEI ITB 2007


11 April 2008

Logo STEI ITB 2007 Telah Dirumuskan!

Keluarga besar mahasiswa STEI ITB akan mengadakan acara besar. Yaitu PLO STEI 2007. PLO adalah kependekan dari Professional Leadership Orientation. Ini adalah program sejenis kaderisasi untuk anak-anak di STEI yang masih tingkat I. Orientasi ini diadakan oleh kakak-kakak HME (Himpunan Mahasiswa Elektroteknik) dan HMIF (Himpunan Mahasiswa Informatika) ITB. Pada hari ini, telah dilakukan technical meeting untuk Pembukaan PLO. Pertemuan selesai dan dilanjutkan dengan rapat panitia kecil dari 2007.

Pada kesempatan ini, dilakukan rapat pembuatan bendera panji STEI. Jelas, dibutuhkan pula Logo STEI 2007. Akhirnya, rapat yang diadakan mulai setelah maghrib sampai pukul 20.30 WIB membuahkan hasil. Alhasil, logo yang didesain awal oleh Bayu, saya desain ulang dengan proporsi yang tepat. Selanjutnya, tidak lupa saya rumuskan pula arti lambang tersebut. Ternyata, lambang tersebut lebih mengena proporsi maupun arti yang terkandung daripada yang ada di benak kita sebelumnya. Secara tidak sengaja, saya menemukan kesinkronan arti dari logo tersebut dan segera menulikannya. Setelah dikaji ulang oleh para peserta, logo dan rumusan itu disetujui.

So..... tinggal tunggu tanggal mainnya untuk dipublikasikan! STEI ITB 2007 Hidup untuk Berjuang!!!

08 April 2008

Kualitas Film Ayat-Ayat Cinta

Saya telah menonton Film Ayat-Ayat Cinta yang sudah saya tungu sejak lama.
Film ini saya download dari FTP di kampus. Sebelum menonton film ini, saya berpikir satu hal, apakah film ini sama bagusnya dengan novelnya? Dari pertanyaan tersebut, pastilah bisa merembet ke pertanyaan lain. Seperti, apakah pesan dakwahnya tersampaikan. Selanjutnya yang saya takutkan adalah, apakah akan terjadi keanehan-keanehan scene yang malah menjadi suatu kesalahan atau penyelewengan dari Islam?

Hmmmm...
Menurut saya, film ini belum bisa bersanding dengan novelnya. Ada beberapa keanehan yang saya temukan:
  1. Fahri berduaan dengan Maria di pinggir sungai.
  2. Maria masuk ke flat kost Fahri ketika membetulkan komputer. Terlebih, teman-teman Fahri tidak pada kondisi siap menerima tamu.
  3. Aku merasa film ini seperti film cinta yang berlabel Islam.
  4. dll
Karena ada beberapa kekurangan seperti yang saya ungkapkan di atas, saya hanya takut banyak orang yang belum membaca novelnya tetapi sudah menontn filmya berpikir seperti ini:

Novel AAC katanya bagus -> sekarang novelnya difilmkan -> Film = Novel -> Akhirnya muncul pandangan, Oh Islam yang bagus itu seperti ini...

Sebetulnya, bagus saja jika nilai yang diambil ketika menonton film adalah nilai yang benar-benar ada dalam Islam. Tapi, jika nilai yang diambil adalah poin yang tidak sesuai dengan Islam, saya khawatirkan terjadi kesalahan pemahaman akan Islam. Semoga ini tidak terjadi! Semoga kesalahan-kesalahan yang terjadi bisa tertutupi dengan niat baik dakwah para kru film. Amin...

Komentar yang lebih bagus tentang film ini saya temukan di blog ini.

Menurut anda, bagaimanakah kualitas Film Ayat-Ayat Cinta?
Apakah pesan dakwahnya mengena dan tepat?
Mohon berikan alasannya...

Recent Comments

Powered by Blogger Widgets