28 Maret 2008

Menangkal Bahaya Radiasi Ponsel

Radiasi yang timbul karena pemakaian ponsel kerapkali dituding sebagai penyebab berbagai masalah kesehatan. Bahkan beberapa penelitian menyatakan, radiasi ponsel bisa mengakibatkan penyakit serius semacam kanker atau gangguan otak tertentu. Meskipun ada juga penelitian yang membantah hal tersebut.

Untuk meminimalisir bahaya yang mungkin terjadi karena pengaruh radiasi ponsel, berikut tips jitunya seperti diramu dari EMF-Health
  1. Batasi pemakaian ponsel hanya pada panggilan yang penting-penting saja dan bicaralah dengan singkat. Ingatlah bahwa pembicaraan via ponsel yang terlalu lama, apalagi sampai berjam-jam disinyalir mempunyai beberapa dampak buruk terhadap kesehatan. Namun jika Anda memang harus melakukan panggilan yang lama, disarankan untuk memakai handsfree untuk keamanan.
  2. Anak-anak di bawah umur seharusnya hanya diperbolehkan memakai ponsel dalam keadaan darurat saja. Mengingat mereka masih dalam tahap perkembangan, bahaya radiasi bisa bertambah parah.
  3. Jika memakai ponsel tanpa handsfree, tunggulah sampai panggilan benar-benar terkoneksi sebelum menaruh ponsel di telinga untuk melakukan pembicaraan.
  4. Minimalisir pemakaian ponsel di ruang tertutup dengan bahan logam atau baja, misalnya di dalam mobil. Dalam ruangan seperti ini, ponsel harus bekerja keras menstabilkan koneksi sehingga radiasi meninggi. Selain itu, ada kemungkinan radiasi memantul kembali ke pengguna di ruangan yang didominasi bahan baja.
  5. Minimalisir penggunaan ponsel ketika kekuatan sinyal hanya satu bar atau kurang. Dalam kondisi ini, ponsel juga harus bekerja keras untuk menstabilkan koneksi sehingga radiasi bertambah besar.
  6. Belilah ponsel dengan level SAR (Specific Absorption Rate) yang rendah. Level SAR adalah ukuran kuantitas frekuensi radio yang diserap tubuh manusia. Semakin rendah levelnya, semakin baik untuk meminimalisir radiasi. Anda bisa mendapat informasi mengenai SAR ini di buku panduan atau surfing di internet.
Copied from DAP Comlabs USDI ITB

Kekompakan STEI ITB 2007

26 Maret 2008

KICK ANDY di ITB EXPO 2008

Barokallah...
Acara Kick Andy pada ITB Expo yang dilaksanakan pada 22 Maret 2008 pkl 19.00-20.00 sukses.
Pada awalnya, saya tidak mendapatkan tiket masuk ke dalam Aula Barat ITB tempat acara berlangsung,
tapi setelah mencoba memutar arah haluan ke pintu barat, saya bisa masuk. Alhamdulillah... :)

Acara ini menghadirkan:
Moderator : Andy F.Noya
Pembicara :
Prof. Dr. Ir. Wiranto Arismunandar, M.Sc (Mantan Rektor ITB, Mantan Mendikbud RI)
Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc (Rektor ITB)
Kusmayanto Kadiman, Ph.D (Mantan Rektor ITB, Menristek RI)
Tim Palapa HME ITB (Tim Pembangkit Listrik Skala Pikohidro)
Amalia Dwi Ariska (Siswi SMP Berprestasi)


Bintang Tamu : Andrea Hirata (Penulis Laskar Pelangi)

Banyak hal-hal baru dan bahasan-bahasan inspiratif yang saya dapatkan.
Ada beberapa bahasan yang sempat saya catat. Tetapi ada 2 topik yang sangat berkesan bagi saya, yaitu:

Tulisan pada Monumen Plaza Widya Nusantara ITB yang mengatakan "....ITB sebagai tempat untuk bertanya dan harus ada jawabnya" Tulisan ini merupakan buah pikiran dari Bapak Wiranto Arismunandar ketika masih menjabat sebagai Rektor ITB. Mengapa demikian? Karena ITB adalah tempat menimba ilmu. Core Competence yang dibangun adalah Ilmu, Teknologi, dan Seni. Ini sangat penting. Menyokong harapan terhadap mahasiswa ITB sebagai insan yang terpercaya, berpotensi untuk berkembang, berpikir positif, berjiwa kepemimpinan, dan mandiri. Sehingga, mahasiswa harus mampu menjadi problem solver untuk tiap masalah. Karena, setiap masalah adalah berbeda dan unik. Ini adalah proses self discovery yang nyata. Sehingga, pada akhirnya Mahasiswa ITB menjadi pelopor pembangunan dan pelopor persatuan dan kesatuan bangsa.

Selanjutnya adalah, Apakah arti kata "Teknologi" pada nama Institut Teknologi Bandung? Pertanyaan ini adalah konsep dasar ITB. Penjelasannya dikemukakan oleh Bapak Kusmayanto Kadiman. Beliau menyampaikan bahwa "Teknologi" adalah perpaduan sempurna dari Ilmu, Rekayasa (Teknik), Seni, dan Ekonomi. Semua aspek tersebut berpadu dengan harmoni yang selaras akan menghasilkan kesempurnaan makna Teknologi. Oleh sebab itu, tiapmahasiswa ITB harus benar-benar memahami makna ini. Dengan mengetahui siapa diri ini, di mana diri ini, dan apa tujuan diri ini, insya Allah akan menghasilkan pemahaman yang benar.
Sebagai gambaran mudah, beliau mengimplementasikan harmoni makna teknologi itu pada sebuah handphone.
Pada handphone, terdapat aspek ilmu. Yang kental adalah ilmu telekomunikasi, gelombang, dll. Maka, masalah itu diatasi dengan pembelajaran tentang telekomunikasi, gelombang, dll. Ingat, HARUS ADA JAWABNYA. Maka di sini akan terkandung pula arti self discovery dan kemandirian. Selanjutnya, aspek rekayasa mendorong kita merekayasa ilmu yang ada untuk lebih dibumikan (direalisasikan). Aspek seni juga tidak tertinggal. Dengan desain yang nyaman dipakai, warna, dan layout yang menarik akan mampu memberikan kesan terhadap setiap orang yang melihat atau memakainya. Membuat orang merasa nyaman dan mudah memakai akan sangat bermanfaat. Apalagi, dengan desain bisa mengubah pandangan orang. Contohnya adalah jika banyak orang berfikir sesuatu barang yang kokoh dan kuat berasal dari material yang bagus dan besar. Tapi, banyak benda-benda baru di dunia teknologi sepert handphone yang telah berlomba membuat desain yang imut dan kecil tetapi tidak mengurangi keamanan dan kenyamanan pemakaian. Ini sedikit menyinggung akan perubaan cara pandang masyarakat luas.
Yang terakhir adalah ekonomi. Kita tidak bisa memungkiri bahwa aspek ekonomi
akan menyampaikan kenyataan apakah "sesuatu" hasil kreativitas itu dapat diterima secara materi? Karena, ini adalah fundamental yang pasti akan dihadapi oleh setiap orang. Dengan banyak pertimbangan tersebut, maka harmoni akan bisa tercapai yang nantinya lebih dikenal dengan kata "Teknologi". Itulah tantangan mahasiswa ITB khususnya dan fenerasi muda pada umumnya.

Sebetulnya, masih banyak lagi hal-hal yang sangat inspiratif dari acara ini. Bahkan, dari acara ini saya semakin tahu karakter para pembicara. Khususnya untuk para Mantan Rektor ITB. Seperti Bapak Kusmayanto Kadiman. Beliau tampak sebagai orang yang kreatif, kritis. humoris dan juga gaul. Ini sangat membekas pada mahasiswa ITB yang sempat dipimpin oleh beliau. Pesan Beliau yang terkenal adalah, "Mahasiswa ITB Kudu Gaul!".
Untuk Bapak Wiranto Arismunandar, beliau sangat bijak. Setiap beliau berbicara, terkesan hati-hati tapi tegas. Ditambah lagi, pemahaman beliau tentang suatu masalah sangat baik. Sangat inspiratif sekali.

Setelah perbincangan usai, diadakan pembagian door prize dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Tanpa disangka oleh para penonton, ternyata Andrea Hirata muncul untuk membagikan Buku Laskar Pelangi bagi yang mendapatkan door prize-nya.

Hmmm... Salut buat ITB Expo untuk acara ini!!

20 Maret 2008

STEI ITB Juara I dan II LSI Design Contest

Subhanallah...
Keren sekali kakak-kakak di STEI ini. Mereka mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Untuk kesekian kalinya sejak 2004, ITB selalu mewakili Indonesia dan selalu mendapatkan penghargaan dalam ajang LSI Design Contest di Okinawa, Jepang. Bahkan, ITB selalu menjadi satu-satunya peserta yang menempatkan mahasiswa S1 sebagai wakilnya. Hal ini sangat kontras dengan kebanyakan peserta yang telah berada pada tingkat S2 ke atas. Terakhir, tahun ini bisa mendapatkan juara I dan II. Hebat.... Salut...
Berita selengkapnya...

Hidup Elektro!!!hehehe...memang niatnya ambil Elektro :)
Insya Allah ingin ambil Subjur "Kontrol dan Kendali Cerdas" atau mungkin "Elektronika".

ITB Expo 2008


ITB Expo 2008
Acara seluruh keluarga mahasiswa ITB yang pada akhir minggu ini Insya Allah akan saya lihat. Mengapa? Simpel... Karena aku adalah mahasiswa baru yang ingin tahu banyak hal. Menurutku, acara ini adalah puncak refleksi kegiatan keluarga mahasiswa ITB dalam setahun ini. Semoga, acara ini bisa mengobati kerinduan seluruh keluarga mahasiswa untuk saling berbagi, berkreasi, dan tentu saja pengabdian kepada seluruh masyarakat.

Tidak lupa pula, acara yang diusung akan bervariasi. Hal ini dibentuk sedemikian rupa dengan tujuan semoga seluruh aspirasi dan kreativitas mahasiswa ITB tersalurkan dan tetap terjaga. Budaya keilmuan dan situasi akademis dan nonakademis pun harus disinergikan untuk menjaga kualitas dan nilai-nilai yang diturunkan kepada setiap generasi mahasiswa ITB. Hal ini dituangkan dalam tema "Energizing Indonesia with Our Various Creation".

Dari pengamatan sekilas yang saya lakukan, saya menemukan suatu kekurangan yang menurut saya cukup mendasar. Apa itu?? Yaitu penggunaan bahasa Inggris pada tema kegiatan. Tidakkah cukup indah bahasa Indonesia untuk digunakan???

Terlepas dari itu, saya menaruh harapan yang cukup besar akan peran acara ini untuk memperbaiki keluarga besar ITB khususnya dan umumnya untuk masyarakat Indonesia.

Secara lengkap, silahkan mengunjungi website ITB Expo 2008

18 Maret 2008

Website Baru Gamais ITB

Puji syukur kepada Allah karena atas ridhoNya, Gamais ITB telah memperbarui websitenya. Alamatnya tetap, http://gamais.itb.ac.id

Dari hasil pengamatan saya sekilas, website ini lebih terkesan lembut daripada sebelumnya. Tapi, sayangnya tampilan dan fitur-fitur yang dahulu saya kira lebih mantap. Warna hijaunya lebih pas dan tegas. Sedangkan isinya lebih menggambarkan semangat Gamais . Mungkin karena ini adalah website yang baru selesai sehingga masih banyak yang perlu dibenahi. Semoga, dengan tampilan baru, semangatnya pun baru. Lebih baik daripada sebelumnya. Amin...

14 Maret 2008

Website SMAN 2 Jombang

Alhamdulillah

Akhirnya, website SMAN 2 Jombang sudah jadi dan rencananya akan diresmikan pada Sabtu, 15 Maret 2008. Semoga, website ini banyak memberikan bermanfaat bagi masyarakat. Amin..

Recent Comments

Powered by Blogger Widgets